Gubernur Ajak Kadin Bantu Bangun Ekonomi NTB

  • Whatsapp
GUBERNUR NTB Zulkieflimansyah (dua kiri) saat mendampingi Ketua Umum Kadin Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani (kiri) saat menghadiri pelantikan Dewan Penasehat, Dewan Pertimbangan dan Dewan Pengurus Kadin NTB. Foto: ist
GUBERNUR NTB Zulkieflimansyah (dua kiri) saat mendampingi Ketua Umum Kadin Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani (kiri) saat menghadiri pelantikan Dewan Penasehat, Dewan Pertimbangan dan Dewan Pengurus Kadin NTB. Foto: ist

MATARAM – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) NTB diminta membantu dan membangun ekonomi NTB di tengah pandemi. Selain itu, para pengusaha dari luar daerah yang datang ke NTB juga diharapkan ikut memberikan kontribusi bagi daerah ini.

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, mengemukakan hal itu saat menghadiri acara pelantikan Dewan Penasehat, Dewan Pertimbangan dan Dewan Pengurus Kadin NTB masa bhakti 2020-2025 di Hotel Golden Palace, Sabtu (21/11/2020). Acara pelantikan tersebut dihadiri Ketua Umum Kadin Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani, para pengusaha Indonesia Anindya Bakrie, Erwin Aksa dan lainnya.

Bacaan Lainnya

Gubernur NTB menyampaikan agar para pengusaha bisa saling membantu satu sama lain agar sama-sama maju dan berkembang. ‘’Karena nanti kita akan bertemu dengan orang yang itu-itu saja, oleh karena itu kehadiran beliau sahabat kita yang luar biasa ini mudah mudahan menghasilkan kontribusi yang maksimal untuk NTB,’’ kata Bang Zul.

Gubernur mengaku, bahwa tugas pemerintah adalah membantu memfasilitasi agar dunia usaha mampu hidup dalam lingkungan yang kondusif, dan tidak dipersulit. Apalagi, pada masa pandemi Covid-19 memiliki berkah tersendiri untuk meng-upgrade kemampuan bagi pengusaha lokal di NTB.

Baca juga :  Diduga Karena Ini, Warga Sengkidu Tolak Hotel di Wilayahnya Dijadikan Karantina PMI

‘’Alhamdulillah dengan Jaring Pengaman Sosial kita punya keberanian menggunakan produk-produk lokal dan terbukti bahwa kalau diberi kesempatan pengusaha NTB, bukan hanya masker yang bisa dibuat, tapi handsanitizer, sabun sampai motor listrik pun bisa kami buat,’’ jelas Gubernur.

Terakhir, Gubernur mengatakan, tugas Gubernur yaitu mengubah cara pikir pimpinan OPD untuk menjadi pelayan masyarakat yang sesungguhnya. ‘’Mudah-mudahan dengan cara pikir yang baru, yang menjadi pimpinan OPD adalah mereka yang mempunyai kerendahan hati, kesediaan untuk membantu dan memfasilitasi pengusaha di NTB,’’ tegas Bang Zul.

Sementara itu, Rosan Perkasa Roeslani, menyampaikan apresiasi atas bantuan pemerintah daerah dalam membantu kelancaran acara. Jika sinergi yang baik antar pemerintah daerah dan Kadin ini solid, maka dunia usaha menjadi lebih baik, dan di tengah pandemi ini pertumbuhan ekonomi NTB masih positif.

‘’Karena kebijakan dari pemerintah daerah, tentunya implementasinya akan menjadi  lebih cepat, terarah dan terukur apabila sinergi ini terjadi. Saya melihat justru di tengah semua daerah mengalami pertumbuhan negatif, Alhamdullillah di kuartal kedua pertumbuhan provinsi NTB masih positif,’’ ungkapnya.

Rosan mengatakan, di tengah pandemi Covid-19 ini agar pengusaha tetap semangat, berpikiran extraordinary karena  jika berpikiran bisnis secara normal maka pengusaha akan sulit untuk bertahan. Ia juga berharap kepada pengurus yang baru dilantik untuk terus memberikan kontribusi pertumbuhan ekonomi di NTB.

Baca juga :  Lempar Mobil dengan Batu, Enam ABG Diamankan

‘’Saya mengharapkan kepada pengurus yang baru dilantik, untuk terus memberikan kontribusi yang nyata dan terus mendorong pertumbuhan dari dunia usaha di NTB ini,’’ pesannya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Kadin Provinsi NTB terpilih masa bhakti 2020-2025 H. Faurani, mengatakan, bahwa Kadin NTB siap berkontribusi untuk ekonomi NTB yang lebih baik. Acara ini dirangkaikan juga dengan penandatanganan MoU antara Kadin dengan Pemprov NTB, PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT), Bank NTB Syariah dan Unram serta diskusi terkait dunia usaha di era kenormalan baru. 031

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.