Bawaslu Bangli Tekankan Cegah Politik Uang

  • Whatsapp
JAJARAN Bawaslu Bangli bersih-bersih sampah usai melaksanakan apel siaga mencegah praktik politik uang, berita hoaks, dan politisasi isu SARA di Pura Pasar Agung, Kintamani, Minggu (22/11/2020). Foto: IST
JAJARAN Bawaslu Bangli bersih-bersih sampah usai melaksanakan apel siaga mencegah praktik politik uang, berita hoaks, dan politisasi isu SARA di Pura Pasar Agung, Kintamani, Minggu (22/11/2020). Foto: IST

BANGLI ­- Politik uang, masifnya berita bohong atau hoaks dan politisasi isu SARA menjadi perhatian jajaran Bawaslu Bangli. Memantapkan pengawasan untuk mencegah praktik kotor dalam Pilkada Bangli 2020, Bawaslu Bangli melaksanakan apel siaga di Pura Pasar Agung, Kintamani, Minggu (22/11/2020). Apel siaga diikuti seluruh jajaran Bawaslu Bangli mulai dari panwaslu kecamatan, panwaslu kelurahan/desa hingga pengawas TPS. Hal itu diutarakan Ketua Bawaslu Bangli, I Nengah Purna, usai kegiatan.

Menurut Purna, apel tersebut sangat diperlukan guna memantapkan dan menjaga integritas penyelenggara Pilkada, khususnya jajaran Bawaslu sebagai pengawas pesta demokrasi lima tahunan itu. Jajaran Pengawas, sebutnya, harus memaksimalkan pencegahan dan pengawasan terhadap politik uang, hoaks, dan isu SARA. Apalagi masa kampanye sebentar lagi akan berakhir, dan masyarakat akan memasuki masa tenang. “Sesuai dengan tugasnya, semua jajaran Bawaslu akan mengawasi potensi pelanggaran pemilu, terutama praktik politik uang,” seru Kordiv SDM, Organisasi dan Datin Bawaslu Bangli tersebut.

Bacaan Lainnya

Dengan apel siaga itu, dia berharap semua jajaran pengawas di Bangli benar-benar siap menjalankan tugasnya, terutama mengawasi praktik politik uang. Mereka diminta menerapkan kewaspadaan tinggi sampai dengan selesainya tahapan pemungutan dan penghitungan suara pada 9 Desember mendatang.

Baca juga :  Sekilas Tentang Pengobatan Tradisional Bali

Tidak hanya ke jajaran internal, Purna juga mengajak seluruh masyarakat di Bangli dapat ikut menyukseskan Pilkada Bangli 2020 dengan berani menolak politik uang, berita hoaks, dan memainkan isu SARA. Jika menemukan adanya dugaan pelanggaran pemilihan, masyarakat diimbau untuk segera melaporkan ke Bawaslu Bangli. “Usai melakukan apel siaga, Bawaslu beserta jajaran juga melakukan aksi memungutan sampah plastik atau lainnya di lingkungan sekitar Pura Pasar Agung. Ini bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan,” pungkasnya.

Komisioner Bawaslu Bali, I Ketut Rudia, di kesempatan terpisah mengatakan, politik uang mesti menjadi musuh bersama dalam hajatan politik. Sebab, pemimpin yang baik lahir bukan karena membeli suara, melainkan karena dipilih melalui proses demokratis. Peserta pemilu diingatkan tidak menempuh jalan politik uang untuk kemenangan, di sisi lain, masyarakat sebagai pemilih diajak menangkal praktik kotor itu. “Kami ingatkan kembali, jika terbukti, baik pemberi dan penerima dapat dikenakan pidana pemilu,” tegasnya. hen

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.