Gladi Bersih ANBK SMP Masih Alami Kendala

  • Whatsapp
HARI kedua pelaksanaan gladi bersih Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) pada satuan pendidikan jenjang SMP/MTs di Kota Denpasar, Selasa (14/9/2021), masih mengalami kendala. Foto: tra
HARI kedua pelaksanaan gladi bersih Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) pada satuan pendidikan jenjang SMP/MTs di Kota Denpasar, Selasa (14/9/2021), masih mengalami kendala. Foto: tra

DENPASAR – Hari kedua pelaksanaan gladi bersih Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) pada satuan pendidikan jenjang SMP/MTs di Kota Denpasar, Selasa (14/9/2021), masih mengalami kendala. Kendala yang dialami terkait aplikasi exambrowser client yang keluar secara otomatis atau mengalami error 404.

Kondisi ini terjadi pada sekolah yang melaksanakan gladi bersih ANBK secara daring. Sementara, sekolah yang menyelenggarakan gladi bersih ANBK secara semi daring berjalan lancar. “Masih ada trouble kecil yang dialami saat pelaksanaan gladi bersih,” ujar Kabid Pembinaan SMP Disdikpora Kota Denpasar, AA Gede Wiratama yang turun melakukan pemantauan di SMP Widya Sakti Denpasar, SMP Wisata Sanur, SMPN 6 Denpasar, SMP Ganesha Denpasar, dan SMPK Harapan Denpaasar.

Bacaan Lainnya

Dari kendala yang dialami, lanjut Agung Wiratama, sudah dibuatkan berita acara dan akan ada evaluasi yang dilakukan oleh proktor sekolah untuk selanjutnya disampaikan kepada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek). Menurut Agung Wiratama, kendala yang dialami saat ini dapat menjadi pelajaran bagi proktor sekolah agar saat pelaksanaan ANBK yang berlangsung nanti beberapa kendala bisa diminimalisir dengan cepat. “Trouble ini bisa menjadi bahan evaluasi proktor kembali agar saat ANBK berlangsung bisa diminimalisir dengan cepat,” tukasnya.

Baca juga :  Ini Daftar 25 Provinsi dan Kabupaten/Kota Dijaga TNI-Polri Menuju New Normal

Agung Wiratama mengungkapkan, program ANBK ini menjadi penting untuk memotret kualitas pendidikan di masing-masing sekolah. Program ini memang berlaku secara nasional. ‘’Ini merupakan program Kemendikbud untuk mengukur kemampuan literasi dan numerik siswa kelas VIII SMP. Hasil dari asesmen ini adalah sebagai potret mutu sekolah yang bersangkutan,’’ ujarnya.

Selain asesmen ini, nantinya juga akan diukur terkait dengan survei karakter dan lingkungan proses pembelajarannya. Menurut Agung Wiratama, tak hanya siswa, nantinya guru dan kepala sekolah juga akan dilakukan survey.

Lebih lanjut ia memaparkan, secara teknisnya, asesmen dan survei ini meliputi literasi dan numerik, survei karakter, survei lingkungan dan lainnya yang mendukung proses pembelajaran. Di mana seluruh mata pelajaran diramu dalam asesmen tersebut.

“Untuk sekarang ini masih diambil sampel, di mana satu sekolah diikuti 45 orang dan cadangan 5 orang siswa. Mereka dipilih secara acak oleh pusat. Tapi saat gladi bersih ini, kita (di Denpasar) tidak melibatkan siswa,” papar Agung Wiratama.

Ia menjelaskan, asesmen ini nantinya tidak akan memengaruhi kelulusan para siswa. Sebab program ini sekadar difungsikan untuk penilaian dan juga berkaitan dengan kualitas pendidikan yang ada di sekolah. tra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.