Gladi Bersih ANBK, Sejumlah SMP Alami Kesalahan Sistem

  • Whatsapp
PELAKSANAAN gladi bersih ANBK di SMP Sapta Andika Denpasar, Senin (13/9/2021). Foto: tra
PELAKSANAAN gladi bersih ANBK di SMP Sapta Andika Denpasar, Senin (13/9/2021). Foto: tra

DENPASAR – Satuan pendidikan jenjang SMP/MTs di Kota Denpasar melaksanakan gladi bersih Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) pada Senin (13/9/2021) s.d Selasa (14/9/2021) untuk gelombang pertama. Gladi bersih ANBK hari pertama Senin yang dilaksanakan secara daring dan semi daring itu, dipantau khusus Kabid Pembinaan SMP Disdikpora Kota Denpasar, AA Gede Wiratama.

Pantauan di SMP PGRI 2 Denpasar, SMP PGRI 9 Denpasar, SMP Sapta Andika Denpasar, dan SMP PGRI 1 Denpasar, sekolah taat dengan surat Disdikpora Kota Denpasar Nomor 420/3169/Disdikpora/2021 tertanggal 10 September 2021 yang ditandatangani Plt Kadisdikpora Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya. Pelaksanaan gladi bersih ANBK tidak menghadirkan siswa di sekolah. Gladi bersih ANBK terkait sistem hanya dikerjakan oleh bapak dan ibu guru.

Bacaan Lainnya

Di tiap sekolah, gladi bersih ANBK yang dilaksanakan secara terbatas dengan prokes ketat itu, dibagi menjadi tiga sesi. Pertama dari pukul 07.30 sampai 09.30 Wita, kedua dari pukul 10.00 sampai 12.00 Wita, dan sesi ketiga pada pukul 12.30 sampai 14.30 Wita.

Untuk sekolah yang melaksanakan gladi ANBK secara daring seperti di SMP PGRI 2, SMP Sapta Andika, dan SMP PGRI 1 Denpasar, awalnya ANBK tersebut berjalan lancar, namun saat sesi pertama hampir berakhir sistem mengalami error (kesalahan sistem). Hal itu pun dibenarkan oleh Plt Kepala SMP PGRI 2 Denpasar, Ayu Sri Wahyuni, S.Pd., dan Kepala SMP PGRI 1 Denpasar, Dr. Nengah Sukama, S.Pd., MM. Sementara di SMP PGRI 9 Denpasar yang menggunakan semi daring, gladi bersih ANBK berjalan lancar.

Baca juga :  Kejuaraan Panjat Tebing Asia, Indonesia Siap Gantikan Jepang Jadi Tuan Rumah

‘’Awalnya tadi lancar-lancar saja, tapi begitu mengerjakan soal berikutnya ada kendala sehingga membuat server pusat lama untuk menerima,’’ kata Sri Wahyuni.

Menurut Sri Wahyuni, error-nya sistem ANBK tersebut diduga ada permasalahan server di pusat yang tidak mampu menerima data dari sekolah secara bersamaan. ‘’Mungkin karena berbarengan dengan sekolah di provinsi lain, sehingga server pusat tidak mampu menerima,’’ ujarnya.

Terkait kesalahan system tersebut, Nengah Sukama, juga langsung melapor ke Kabid PSMP Disdikpora, Agung Wiratama, yang melakukan pemantauan pelaksanaan gladi bersih ANBK. Permasalahan itu pun langsung dilaporkan ke Pusmenjur Kemendikbudristek.  “Kita harap saat pelaksanaan ANBK nanti kendala seperti sistem error itu tidak terjadi dan ANBK bias berjalan lancer,’’ ujarnya memungkasi. tra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

1 Komentar