Bawaslu Buleleng Ajak Mahasiswa Perkuat Pengawasan Partisipatif, Gandeng STAHN Mpu Kuturan Singaraja

  • Whatsapp
KETUA Bawaslu Buleleng, Putu Sugi Ardana (kiri) bersama Ketua STAHN Mpu Kuturan Singaraja, Dr. Gede Suwindia, usai menandatangani nota kesepakatan untuk pengawasan partisipatif masyarakat, Senin (13/9/2021). Foto: ist
KETUA Bawaslu Buleleng, Putu Sugi Ardana (kiri) bersama Ketua STAHN Mpu Kuturan Singaraja, Dr. Gede Suwindia, usai menandatangani nota kesepakatan untuk pengawasan partisipatif masyarakat, Senin (13/9/2021). Foto: ist

BULELENG – Mendukung program kerja Bawaslu Buleleng untuk menghadirkan Pemilu dan Pilkada berkualitas dan sesuai dengan asas Pemilu, Bawaslu Buleleng dan Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri (STAHN) Mpu Kuturan Singaraja sepakat kerjasama untuk memperkuat pengawasan partisipatif masyarakat. Dua lembaga ini menandatangani Memorandum Of Understanding (MoU) atau nota kesepakatan bersama di ruang pertemuan Rektorat STAHN Mpu Kuturan Singaraja, Senin (13/9/2021).

Penandatanganan dilakukan Ketua STAHN Mpu Kuturan Singaraja, Dr. Gede Suwindia; dan Ketua Bawaslu Buleleng, Putu Sugi Ardana. Turut mendampingi penandatanganan tersebut yakni anggota Bawaslu Buleleng dan Koordinator Sekretariat Bawaslu Buleleng, serta Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama STAHN Mpu Kuturan, Ida Bagus Wika Krisna; dan Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, I Nyoman Miarta Putra.

Bacaan Lainnya

“Penandatanganan kerjasama ini bertujuan bagaimana kita bisa melibatkan peran serta adik-adik mahasiswa baik sebelum pemilu, pemilu dan setelah pemilu dalam mendukung program kerja Bawaslu Buleleng. Tujuannya untuk menghasilkan pemilu yang berkualitas,” kata Sugi Ardana.

Kerjasama yang dijalin meliputi ruang lingkup pelaksanaan pendidikan dan pengajaran pelaksanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi. “Sekarang dengan penandatanganan ini, menjadi kesempatan kami untuk mengajak STAHN Mpu Kuturan untuk ikut serta melakukan pengawasan partisipatif menyongsong Pemilu 2024,” tambah Sugi.

Baca juga :  Persiapan SEA Games, Kali Pertama TC Timnas Indonesia Lengkap

Gede Suwindia menjelaskan, perguruan tinggi sebagai miniatur masyarakat, memiliki peran untuk bisa mengajak seluruh komponen di lingkungan perguruan tinggi turut serta menyukseskan pelaksanaan demokrasi. “Ini menjadi misi besar dan cita-cita mulia kita. Dengan MoU ini, secara hukum kita punya payung untuk kerja-kerja sama kita ke depan dalam mendukung program Bawaslu,” ungkap Suwindia.

Dia menambahkan, STAHN Mpu Kuturan ingin agar mahasiswanya terlibat dalam kegiatan-kegiatan nyata di lapangan. Dengan demikian tidak sekadar menjadi menara gading yang hanya mampu berteori, dan keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan Bawaslu Buleleng akan menambah kompetensi mahasiswa. hen

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.