POSMERDEKA.COM, MATARAM – Ketua DPD Partai Golkar NTB, Mohan Roliskana, mengatakan masuknya nama Penjabat (Pj) Gubernur NTB, Lalu Gita Ariadi, sebagai calon Gubernur NTB di Pilgub 2024, merupakan ranah DPP Partai Golkar. Wali Kota Mataram ini membenarkan surat DPP bernomor Sund-359/Golkar/IV/2024 bertanggal 4 April 2024 diterbitkan DPP Golkar.
“SK yang kini beredar soal empat nama untuk calon Gubernur atau Wakil Gubernur dari Partai Golkar NTB adalah benar diterbitkan DPP Golkar. Di situ, nama Pj. Gubernur masuk di dalamnya,” kata Mohan usai menghadiri sidang paripurna istimewa pelantikan dan pengambilan sumpah Wakil Ketua DPRD Kota Mataram sisa masa jabatan tahun 2019-2024, Jumat (5/4/2024) malam.
Dalam SK itu, nama Gita Ariadi masuk bersama tiga kader partai Golkar yakni Mohan Roliskana, Suhaili FT (mantan Bupati Lombok Tengah/mantan Ketua DPD Partai Golkar NTB), dan Indah Damayanti Putri (Bupati Bima/Ketua DPD Partai Golkar Bima).
Menurut Mohan, di era kepemimpinan Airlangga Hartarto, Partai Golkar memberi ruang pada calon di luar kader untuk ikut berkompetisi. Hal ini memberi dampak positif pada internal kader Partai Golkar, sehingga terjadi kompetisi yang sehat.
“Jadi, masuknya nama Pj. Gubernur dalam bursa calon Gubernur dari Partai Golkar merupakan sebuah perspektif baru. Kami lebih terpacu, termotivasi untuk meningkatkan elektabilitas diri, dan nantinya berdampak pada elektoral partai,” paparnya.
Hanya, dia memastikan penentuan calon yang akan direkomendasikan DPP Partai Golkar tetap mengacu pada hasil survei. “Yang pasti DPD Golkar mengikuti arahan DPP, kami tunduk dan patuh pada sistem yang dibuat DPP. Siapa yang direkomendasikan, Partai Golkar punya tradisi menjadikan hasil survei sebagai rujukan utama untuk mengusung calon Gubernur NTB di Pilgub 2024,” urainya menandaskan. rul























