BANGLI – Menjelang pelaksanaan Gerakan Serentak (Gertak) Vaksinasi di tujuh desa di Bangli, Puskesmas Kecamatan Tembuku menggelar simulasi di Balai Banjar Penida Kelod, Desa Tembuku, Rabu (5/5/2021). Simulasi diikuti tim vaksinator dari Puskesmas Tembuku I dan Puskesmas Tembuku II, dan mendapat pendampingan dari jajaran Kodim 1626/Bangli. Untuk kebutuhan vaksinasi ini, Dinas Kesehatan (Diskes) Bangli mendapat pasokan 25 ribu vaksin.
Kepala Dinas Kesehatan Bangli, dr. I Nengah Nadi, mengatakan, instansinya dipasok puluhan ribu vaksin Astrazeneca dari Dinas Kesehatan Provinsi Bali. Vaksin tersebut diterima, Selasa (4/5) lalu dan didistribusikan Rabu (5/5) kemarin ke puskesmas di empat kecamatan. Vaksinasi akan dilaksanakan di tujuh desa yakni Desa Batur Utara, Batur Tengah, Batur Selatan dan Desa Kedisan (Kintamani), sedangkan untuk Kecamatan Susut dilaksanakan di Desa Apuan. Untuk wilayah Kecamatan Bangli dilangsungkan di Kelurahan Kubu, dan di Kecamatan Tembuku yang menjadi sasaran adalah Desa Tembuku.
“Dalam pelaksanaan Gertak Vaksinasi ini, kami akan melibatkan nakes dari RSU Bangli, RSJP Bali, Polres Bangli, Kodim dan RS BMC Bangli,” bebernya. Dia menambahkan, berbeda dengan pelaksanaan vaksinasi sebelumnya yang menggunakan sistem empat meja, vaksinasi kali ini dijalankan dengan sistem dua meja dan dipusatkan di satu desa di setiap Kecamatan
Dandim 1626/Bangli, Letkol Inf. I Gde Putu Suwardana, di sela-sela kegiatan berujar, pendampingan oleh personelnya itu untuk menjamin kelancaran simulasi vaksinasi. Dandim berharap setelah simulasi itu kegiatan vaksinasi serentak dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti. “Simulasi ini bisa berjalan lancar, dan masyarakat yang datang bisa mematuhi protokol kesehatan,” ucapnya. gia























