MATARAM – Pilkada NTB memang masih jauh, tahun 2024 baru dilangsungkan. Namun, silaturahmi dan pertemuan tokoh politik daerah saat ini diproyeksi memiliki implikasi terhadap peta hajatan tahunan itu. Pemenang kedua Pemilu 2019 di NTB, Partai Gerindra, mulai menghangatkan suasana.
Ketua DPC Gerindra Lombok Timur, Khaerul Warisin, mengatakan, kendati memiliki banyak stok kader untuk diusung dalam kontestasi Pilgub 2024, dia justru belum berani menyebut figur yang berpeluang diusung menjadi calon Gubenur NTB kelak. “Sejauh ini baru menyebut nama figur yang berpeluang sebagai calon bupati. Jadi, kondisi ini jelas membuka peluang Gerindra mengusung figur luar yang akan diusung dalam Pilgub NTB 2024 mendatang,” katanya, Senin (22/3/2021).
Lebih jauh diutarakan, sejumlah figur luar kader Gerindra yang layak dan berpeluang untuk dimajukan adalah Bupati Lombok Timur, Sukiman Azmy. Menurutnya, Sukiman masuk kriteria salah satu calon potensial dari kalangan nonpartai yang layak dikedepankan. Sebab, lanjut dia, dengan kemampuannya memimpin dua periode di wilayah terpadat penduduk di NTB, tentu menjadi daya tarik parpol manapun untuk menawarinya.
“Kalau kami di internal Partai Gerindra Lotim, memang saat diskusi para kader banyak yang menyebut nama beliau (Sukiman). Jadi, wajar jika saya sebut Pak Sukiman bakal menjadi magnet parpol manapun untuk menggaetnya,” ulasnya.
Meski membidik nama Sukiman Azmy, dia mengaku pengusungan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur di Gerindra merupakan ranah dari DPD Gerindra NTB. Dia sebatas mengusulkan, tapi finalisasi dukungan menjadi domain DPD setelah berkoordinasi dengan DPP.
“Tapi tetap biasanya DPC diajak berembuk terkait dengan pemetaan figur yang potensial. Kalau mau potensial dan belum punya parpol, realistis jika Gerindra NTB mulai juga membidik Pak Sukiman sebagai salah satu cagub NTB,” tandas Warisin. rul
























