Farin Ngaku Kagumi Mori Hanafi, Terang-terangan Minta Bimbingan dan Arahan

NAUVAR Furqoni Farinduan bersama Mori Hanafi (kanan) dan HBK (tengah). Foto: ist
NAUVAR Furqoni Farinduan bersama Mori Hanafi (kanan) dan HBK (tengah). Foto: ist

MATARAM – Nauvar Furqoni Farinduan kini menjabat Wakil Ketua DPRD NTB. Meski resmi ditabalkan sebagai pimpinan legislatif, dia mengaku masih perlu bimbingan dan arahan Mori Hanafi, kolega sesama kader Partai Gerindra yang digantikannya. “Saya akan terus minta arahan dan petunjuk dari Pak Mori,” kata Farin, Rabu (4/5/2022).

Nauvar Furqoni Farinduan, yang sebelumnya menjabat Ketua Fraksi Gerindra DPRD NTB, menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Mori Hanafi. Sebab, dedikasi Mori Hanafi harus dicontoh politisi mana pun, khususnya kader Gerindra.

Bacaan Lainnya

“Secara pribadi saya salut dan bangga, Pak Mori ini menegaskan sosoknya sebagai seorang senior, orang yang telah lama berkecimpung di dunia politik, sehingga beliau menunjukkan kedewasaan. Ini merupakan pembelajaran bagi saya pribadi,” ucapnya bernada merendah.

Menurut dia, sidang paripurna pergantian antarwaktu (PAW) Wakil Ketua DPRD NTB yang  berjalan lancar pada Kamis (28/4/2022), menjadi panggung bagi Gerindra. Sebab, secara kepartaian, sosok Mori Hanafi yang membacakan sendiri penggantiannya merupakan bentuk militansi ksatria seorang kader.

“Kalau mungkin orang luar melihat rotasi ini sebagai upaya mengkerdilkan kapasitas Pak Mori, padahal sesungguhnya tidak sama sekali. Paripurna kemarin menjadi bukti Abangda Mori adalah sosok panutan para kader Gerindra di NTB,” pujinya.

Baca juga :  Belajar di Rumah, Guru Wajib Bimbing Siswa

Putra mantan Bupati Lombok Barat Zaini Arony itu menilai, sikap Mori tersebut sebagai pesan kepada publik bahwa rotasi merupakan hal biasa dilakukan partai politik. Selain berjiwa besar, ulasnya, kematangan emosi Mori layak dijadikan contoh.

Terkait dampak ikutan yang muncul dari proses rotasi tersebut, Farin menanggapi santai. Dia mengklaim kondisi internal Partai Gerindra NTB solid. Menurutnya, gonjang-ganjing yang muncul sampai dengan saat ini tidak pernah keluar dari internal Partai Gerindra. Dia pun berupaya meredam di internal. “Ini sesungguhnya dari luar, gesekan kepentingan yang kita tidak tahu dari mana asal-usulnya,” sambung Farin diplomatis.

Surat gugatan yang muncul terkait penggantian Wakil Ketua DPRD NTB, kata Farin, dilayangkan loyalis Mori Hanafi yang otomatis bergerak tanpa sepengetahuan Mori. Terlepas dari hal itu, dia menjamin persoalan tersebut sudah selesai.

“Saya sebagai adiknya, sebagai juniornya, tentu banyak yang bisa saya pelajari dari beliau (Mori Hanafi). Pendidikan politik dan juga banyak hal terkait kapasitas teknis yang harus saya pelajari,” katanya menandaskan. rul

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.