Evakuasi Sampah Kiriman di Pantai Kedonganan Terkendala Perahu Parkir

PERAHU yang diparkir nelayan di Pantai Kedonganan menyulitkan petugas DLHK Badung melakukan evakuasi sampah kiriman. foto: gay

MANGUPURA – Upaya DLHK Badung dalam menangani sampah kiriman yang menepi di Pantai Baray Kedonganan belum maksimal. Kendalanya, adanya perahu nelayan yang terparkir di daratan dekat dermaga membuat petugas kesulitan mengevakuasi sampah kiriman di lokasi tersebut.

Dikonformasi kondisi tersebut, Kabid Pengelolaan Kebersihan dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun DLHK Badung, AA Gde Dalem, membenarkan. Para nelayan tak segera merespon memindahkan perahunya, walaupun alat berat terhalang oleh aktivitas mereka.

Read More

Namun berkat kerjasama yang baik petugas dengan Bendesa Adat Kedonganan, akhirnya para nelayan mau memindahkan jukungnya untuk mempermudah evakuasi sampah kiriman itu menggunakan loader.

‘’Koordinasi dengan Desa Adat kedonganan sangat bagus dan petugas kami di lapangan juga dibantu. Tapi nelayan ini yang seolah cuek, mereka hanya sibuk memikirkan tangkapan ikan,’’ terangnya.

Namun demikian, diakui Agung Dalem, masih ada beberapa perahu nelayan belum dipindahkan. Terutama di bibir pantai dekat dermaga. Karena itu, pihaknya sudah meminta kembali kepada desa adat untuk bisa mengatensi hal itu.

‘’Kalau bisa ke depan ini bisa dibuatkan skema agar perahu itu bisa dipindahkan sementara dulu, saat musim sampah kiriman. Dengan demikian petugas akan bisa maksimal bekerja di lapangan. Setelah musim sampah kiriman berakhir, silahkan itu ditempati kembali,’’ ujarnya, sembari menyebutkan sampah kiriman di Kedonganan saat ini mayoritas berupa sampah plastik.

Dikonfirmasi terpisah Bendesa Adat Kedonganan, Wayan Mertha, tidak memungkiri hal tersebut. Dimana proses evakuasi sampah kiriman yang dilakukan DLHK Badung pada Minggu (30/1/2021), memang sempat terkendala kondisi parkir perahu nelayan yang berada di pesisir.

Karena itu, pihaknya kemudian memanggil BPKP2K, nelayan dan pengelola pasar desa untuk membantu memindahkan perahu tersebut. Namun karena banyaknya jukung yang terparkir di lokasi tersebut, hal itu membuat perahu tidak bisa dilakukan pemindahan bersamaan.

‘’Usulannya semula agar sementara waktu perahu nelayan itu di taruh di air. Namun karena kondisi cuaca dan laut kurang bersahabat, jadi mereka takut melakukan itu. Tapi sudah cukup banyak kok perahu dan jukung yang dirapikan agar kendaraan berat milik DLHK bisa mengevakuasi sampah itu,’’ terangnya.

Pihaknya berharap agar proses pembersihan yang dilakukan itu bisa berjalan maksimal, mengingat sampah kiriman yang menepi di Pantai Kedonganan cukup banyak.

‘’Sebenarnya mulai minggu lalu DLHK telah rutin turun mengevakuasi sampah kiriman di Pantai Kedonganan. Tapi memang itu dijadwalkan bergilir mengingat keterbatasan armada. Kita juga terus membantu DLHK untuk membuat akses evakuasi alat berat ke pantai dan kita sediakan lahan untuk bisa dipakai titik penitipan sementara,’’ pungkasnya. gay

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.