BANGLI – Covid-19 di Bangli menghadirkan klaster perkantoran setelah dua pegawai Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli terkonfirmasi positif Corona.
Untuk mencegah penularan lebih luas, Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangli melakukan tracing (pelacakan), Kamis (28/1/2021) dan sebelumnya melakukan disinfeksi sekaligus penutupan kantor tersebut hingga Senin (1/2/2021). Seluruh pegawai Dinas PKP bekerja dari rumah.
Kadis PKP Bangli, I Wayan Sarma, membenarkan dua pejabat setingkat kepala seksi (kasi) terkonfirmasi positif Covid-19. Keduanya kini menjalani karantina terpusat oleh Satgas Covid-19 Kabupaten Bangli. “Seorang pegawai juga tengah menunggu hasil swab keluar, karena istrinya terpapar Corona,” jelasnya.
Mencegah agar tidak menyebar, dia berujar bersama petugas Dinkes melakukan pelacakan di Dinas PKP. Sebanyak 37 pegawai melakukan tes cepat antigen, dengan hasil satu orang reaktif dan dilanjutkan tes usap. Namun, hasil tes usap diperkirakan keluar hari ini atau besok.
Lebih lanjut disampaikan, dua bidang di Dinas PKP kini ditutup, dan pegawai yang masuk kantor hanya 25 persen. ”Kasi tersebut bertugas di bidang penyuluhan dan pengembangan SDM pertanian; dan bidang produktivitas tanaman pangan, hortikultura, dan perkebunan,” jelasnya.
Sebenarnya dua pegawai itu sudah tidak masuk karena sakit sejak 15 Januari lalu, tapi baru terkonfirmasi positif Corona tanggal 22 Januari. “Sejak itu ruang kerja di bidang pegawai tersebut ditutup. Setelah ada informasi istri pegawai kami positif, Dinas PKP langsung tutup total dan kerja dari rumah,”pungkasnya. gia























