BPD Bali – Coco Group Bantu Nasabah, Peluang Buka Warung Modern hanya Modal Rp5 Juta

  • Whatsapp
DIREKTUR Utama BPD Bali, I Nyoman Sudharma, saat penandatangan kerjasama dengan Owner PT Coco Grosir Gemilang dan PT Bali Pawiwahan, I Nengah Natyanta. foto: ist

DENPASAR – PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali kembali mengeluarkan terobosan terbaru untuk membantu para nasabahnya membuka warung modern berjaringan di tengah pandemi Covid-19.

Terobosan tersebut terealisasi melalui kerjasama Bank BPD Bali dengan PT Coco Grosir Gemilang dan PT Bali Pawiwahan di bawah naungan Coco Group di Kantor Pusat BPD Bali, Renon, Denpasar, Kamis (28/1/2021). Kerjasama yang dilakukan terkait dengan pelayanan perbankan digital dan penguatan kelembagaan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Bacaan Lainnya

Usai penandatangan kerjasama, Direktur Utama BPD Bali, I Nyoman Sudharma, mengatakan BPD Bali akan memfasilitasi permodalan para nasabah selaku pemilik warung modern berjaringan yang diberi nama Warung Mitra Coco (WMC) tersebut.

‘’Kerjasama yang dilakukan bertepatan pada hari Purnama Kapitu ini, diharapkan menghasilkan sinergi yang kuat membangun UMKM yang bisa memberikan nilai tambah pada perbaikan dan pertumbuhan ekonomi,’’ kata Direksi BPD Bali asal Ungasan, Kuta Selatan, Badung yang didampingi Direktur Bisnis Non Kredit (BNK), I Nyoman Sumanaya.

Apalagi diakui saat ini, ekonomi Bali mengalami kontraksi yang cukup dalam, paling dalam di Indonesia yaitu -12,28 persen. Pemerintah melalui kementerian terkait telah mengeluarkan paket kebijakan PEN melalui PP 44, salah satunya dalam bentuk stimulus pada UMKM terutama program kredit baru KUR super mikro yang diperuntukkan pada masyarakat yang terkena PHK dan Ibu Rumah Tangga (IRT) dengan plafon Rp10 juta.

Baca juga :  Perlu Ada Kesepakatan Bersama untuk Izin Kompetisi Olahraga Nasional

Sudharma menambahkan, tahun 2021, plafon penyaluran KUR Bank BPD Bali tahun telah disetujui sebesar Rp830 miliar. Peruntukannya untuk KUR super mikro dengan plafon Rp45 miliar, KUR mikro Rp84 miliar, sisanya KUR ritel atau KUR kecil. ‘’Banyak calon UMKM yang bisa membuka usaha warung modern berjaringan melalui sinergi antara Coco Group dan BPD Bali,’’ sebutnya.

Di sisi lain, Owner PT Coco Grosir Gemilang dan PT Bali Pawiwahan, I Nengah Natyanta, mengatakan, program ini merupakan murni untuk mendukung UMKM di Bali. Selain menyediakan barang untuk warung tersebut melalui Coco Grosir, pihak Coco Group juga membantu manajemen warung.

Selain itu, juga mendukung sistem, penataan warung yang lebih representatif sehingga UMKM warung bisa maju. Nasabah bisa memilih tiga paket sesuai kebutuhan warung yang disediakan Coco, yaitu dari paket Rp5 juta, Rp7,5 juta hingga Rp10 juta.

Syaratnya, dikatakan juga sangat mudah dan cukup survei lokasi. ‘’Daripada mereka belanja ke tempat lain, mending mereka belanja kebutuhan di warungnya sendiri,’’ ujarnya.

Di masa pandemi ini, Natya optimis program ini bisa jalan, karena kemitraan warung ini merupakan unit usaha kecil yang menyediakan kebutuhan masyarakat yang ada di sekitarnya. Apalagi Coco juga mensupoort sistem dari WMC sehingga lebih memudahkan pelaku UMKM mitra Coco nantinya dalam memajukan warungnya. man

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.