DPRD Gianyar Minta Pelanggar Izin Hotel Ditindak

  • Whatsapp
DINAS Perizinan dan Dinas PU turun mengecek pembangunan hotel yang tidak sesuai dengan izin dan melanggar kawasan suci pura. Foto: ist

GIANYAR – Anggota DPRD Gianyar minta agar pelanggar Perda, termasuk pembangunan yang melanggar kawasan suci pura, langsung ditindak tegas. Penegasan itu diutarakan anggota Komisi I DPRD Gianyar, I Made Wardana, Rabu (8/12/2021).

Dia menyayangkan Perda RTRW yang selama ini dikawalnya, justru terkesan seperti macan ompong. Selain itu, setiap izin pembangunan yang dikeluarkan Pemkab, wajib ada petugas yang memantau agar tidak terjadi pelanggaran. “Melihat adanya pelanggaran ini, saya menduga petugas tidak bekerja sungguh-sungguh,” sungutnya.

Bacaan Lainnya

Wardana menduga pelanggaran yang ditemukan Komisi I hanya satu dari sejumlah pembangunan yang melanggar perda. Dia pun berjanji akan menelusuri lebih lanjut bangunan-bangunan yang melanggar.

Sebab, bila dalam kenyataannya banyak bangunan hotel yang melanggar, kondisi tersebut akan mencoreng kinerja eksekutif dan legislatif.

“Tak menutup kemungkinan di tempat lain juga ada pelanggaran. Pihak yang melakukan pelanggaran agar segera diberikan sanksi tegas,” serunya.

Ketua Fraksi Indonesia Raya DPRD Gianyar, Ngakan Ketut Putra, menambahkan, dengan diakuinya bangunan hotel di Banjar Tanggayuda tersebut melanggar Perda dan kesucian pura, dia minta Satpol PP Gianyar segera menyetop pembangunan proyeknya.

Selain itu juga mengevaluasi izin yang dikeluarkan. “Satpol PP harus turun, setop bangunan tersebut, jangan hanya wacana saja. Kalau sampai bangunan itu tetap berlanjut, izinnya harus segera cabut,” sergahnya.

Baca juga :  Empat Atletnya Masuk Pelatnas, PBTI Apresiasi Prestasi Taekwondo Bali

Berkaca dari pelanggaran itu, dia menilai mestinya ada sanksi juga terhadap kelalaian petugas yang mengeluarkan izin. “Entah itu dicopot atau tindakan lainnya, atau teguran keras, yang penting tidak terjadi lagi yang seperti ini,” pungkasnya. adi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.