DPRD Gianyar Bahas Ranperda Perlindungan Bendega dan PMI

PEMBAHASAN Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) inisiatif DPRD Gianyar. Foto: adi
PEMBAHASAN Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) inisiatif DPRD Gianyar. Foto: adi

GIANYAR – DPRD Gianyar membahas rancangan peraturan daerah (ranperda) inisiatif DPRD, dengan mengusulkan Ranperda Perlindungan Bendega dan Ranperda tentang Pekerja Migran Indonesia (PMI), Senin (24/5/2021). Sidang  dipimpin Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), I Made Budiasa, dihadiri Tim penyusun naskah akademis Ranperda inisiatif DPRD yang diketuai Prof. Wayan P WindIa, serta OPD terkait.

Made Budiasa mengatakan, Terkait Ranperda Bendega atau nelayan, dia berkata saat ini di Gianyar terdapat 782 nelayan. Mereka tersebar dari Pantai Lembeng, Kecamatan Sukawati hingga Pantai Siut, Kecamatan Gianyar. Mereka dibagi menjadi 27 Kelompok Usaha Bersama (KUB). Dia menyebut perlindungan bukan hanya secara finansial, tapi juga perlindungan dari segala aspek.

Read More

“Bentuk perlindungannya berlandaskan falsafah Tri Hita Karana. Mulai dari perlindungan terhadap wilayah bendega, peningkatan kualitas sumber daya bendega, dan pemerintah juga memfasilitasi penyusunan awig-awig (hukum adat) bendega,” urainya.

Terkait peningkatan sumber daya bendega, politisi PDIP asal Kecamatan Ubud tersebut menguraikan, hal ini akan dilakukan secara bertahap, menyesuaikan dengan kondisi keuangan daerah. Namun, yang terpenting adalah pemerintah memiliki perda untuk bendega untuk mempermudah mengambil kebijakan bagi mereka. 

“Mereka akan diperhatikan, dari mereka akan melaut hingga pulang membawa hasil tangkapan. Kami masih lakukan kajian, dilakukan dinas terkait dan tim ahli sebanyak lima orang. Intinya, perlindungan ini dari berbagai aspek, bukan hanya finansial saja,” tegasnya. 

Hal serupa juga dilakukan untuk para PMI, yang selama ini dinilai minim perhatian. Padahal, sebutnya, pemerintah sudah memberikan perhatian dan segala kemudahan. Namun, karena belum adanya perda sebagai payung hukum, perhatian tersebut tidak terlihat. Perlindungan PMI Gianyar ini diinisiasi dengan pertimbangan PMI pahlawan devisa.

“Selama ini mereka seolah tanpa perhatian, walaupun ada banyak kemudahan dikasi. Tapi karena tidak ada perda, peran kami kan tidak terlihat,” cetusnya menandaskan. adi

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.