POSMERDEKA.COM, KARANGASEM – Sebanyak 393 rumah tidak layak huni (RTLH) milik warga miskin di Karangasem diperbaiki pada tahun 2023 ini. Anggaran yang dihabiskan mencapai Rp12 miliar, dan saat ini proses perbaikan mulai dikerjakan.
Kepala Dinas PUPR dan Perkim Karangasem, Wedasmara, mengatakan, awalnya Pemkab Karangasem mendapat Dana Insentif Daerah (DID) sebesar Rp6 miliar untuk memperbaiki sekitar 200 unit RTLH. “Kemarin ada pemenuhan fiskal di APBD Perubahan 200 unit lagi untuk perbaikan RTLH dengan anggaran Rp6 miliar. Jadi, totalnya menjadi Rp12 miliar,” terang Wedasmara saat ditemui jelang rapat kerja di DPRD Karangasem, Senin (13/11/2023).
Namun, setelah dilakukan verifikasi ke lapangan terhadap calon penerima bantuan bedah rumah yang masuk kategori RTLH, ternyata ada tujuh unit tidak memenuhi syarat karena rumahnya sudah bagus. Pun tidak ada lahan, dan pernah mendapat bantuan bedah rumah. Dari 400 unit RTLH, hanya 393 yang akan dapat bantuan.
Lebih jauh disampaikan, untuk saat ini proses perbaikan 393 RTLH tersebut mulai proses pembangunan. Tenggat 30 Desember 2023 sudah harus selesai pengerjaannya. Seluruh proses perbaikan terkait dengan tukang, bahan untuk pembangunan dan yang lainnya, semua diserahkan kepada masing-masing desa setempat.
“Kalau dihitung satu rumah punya tukangnya masing-masing, saya kira dalam waktu 15-30 hari sudah selesai. Karena pengerjaannya tidak full finishing, yang penting bisa dihuni dengan layak oleh penerima,” paparnya.
Wedasmara menambahkan, sampai saat ini masih ada sekitar 8.000 unit RTLH di Karangasem. Dia berharap jumlah RTLH terus berkurang dengan adanya perbaikan ini, tapi tetap disesuaikan dengan anggaran yang ada. nad























