Disdikpora Denpasar Bantu UMKM Desa Sumerta Kauh, Borong 1.000 Bungkus Nasi Jinggo

  • Whatsapp
Plt. Kadisdikpora Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya, Jumat (30/7/2021) menyerahkan 250 bungkus nasi jinggo kepada masyarakat Desa Sumerta Kauh. Foto: tra
Plt. Kadisdikpora Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya, Jumat (30/7/2021) menyerahkan 250 bungkus nasi jinggo kepada masyarakat Desa Sumerta Kauh. Foto: tra

DENPASAR – Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar bersinergi dengan Pemerintah Desa Sumerta Kauh, Denpasar Timur, membangun rasa empati dan menyame braya di tengah pandemi Covid-19. Disdikpora Denpasar menjalankan program membantu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Sumerta Kauh yang bergerak di bidang kuliner.

Dipimpin Plt. Kadisdikpora Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya, Jumat (30/7/2021) menyerahkan 250 bungkus nasi jinggo kepada masyarakat Desa Sumerta Kauh yang diterima Kepala Desa Sumerta Kauh, I Wayan Sentana. Nasi jinggo yang diserahkan itu sebelumnya dibeli dari pelaku UMKM yang ada di wilayah Sumerta Kauh.

Bacaan Lainnya

Sebanyak 1.000 bungkus nasi jinggo dipesan Disdikpora Kota Denpasar di salah satu pelaku UMKM kuliner di wilayah Sumerta Kauh, dan dibagi bertahap masing-masing 250 bungkus nasi jinggo tiap hari selama empat hari mulai tanggal 30 Juli sampai 2 Agustus 2021. Nasi jinggo itu didistribusikan pada posko PPKM di masing-masing dusun di Sumerta Kauh dan warga yang membutuhkan.

‘’Ini adalah bentuk kontribusi pemberdayaan UMKM sesuai instruksi Bapak Wali Kota Denpasar yang meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Denpasar untuk membantu perekonomian desa/kelurahan,’’ kata Eddy Mulya.

Baca juga :  Yarmolenko Buka Asa Ukraina setelah Atasi Makedonia Utara

Ia juga menyebut, program ini juga sudah sosialisasikan pada satuan pendidikan agar mengikuti hal serupa di wilayah masing-masing. Dengan begitu vibrasi gerakan positif pemberdayaan UMKM ini akan terjadi gerakan kapasitas peningkatan penghasilan UMKM.

‘’Tiang (saya) bayangkan jika di setiap lokasi bisa berkontribusi dengan bentuk nominal yang tidak besar, antara 250 ribu atau 500 ribu saja, kalau semua bergerak bersama-sama akan terjadi peredaran peningkatan dan pertubuhan ekonomi di Kota Denpasar,’’ ungkapnya.

Perbekel Sumerta Kauh, Wayan Sentana mengucapkan terima kasih pada Disdikpora Kota Denpasar sebagai bapak angkat Desa Sumerta Kauh telah peduli terhadap UMKM yang ada di wilayah Sumerta Kauh dalam situasi PPKM Darurat ini. Ia mendaku, pandemi Covid-19 yang mewabah hingga saat ini sangat dirasakan dampaknya bagi masyarakat Kota Denpasar. Tak hanya sektor kesehatan, perekonomian masyarakat juga mengalami goncangan hebat. tra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.