POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Kebudayaan (Disdikpora) Provinsi Bali menggelar Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat SD/MI dan SMP/MTS tahun 2025. Pelaksanaan O2SN berlangsung tiga hari mulai Senin-Rabu, 7-9 Juli 2025.
Kadisdikpora Bali, KN Boy Jaya Wibawa, menyebutkan, kegiatan O2SN adalah salah satu ajang talenta yang merupakan wahana aktualisasi unjuk prestasi peserta didik, yang juga menjadi momentum untuk menemukenali anak-anak berbakat atau yang mempunyai potensi talenta di atas rata-rata. Dalam mengikuti ajang talenta, mereka akan mendapatkan tantangan terutama dalam menghasilkan suatu karya dan menjadi yang terbaik.
“Kegiatan ajang talenta merupakan bagian dari proses pembinaan prestasi talenta secara berkelanjutan, dan turut andil dalam mengembangkan karakter peserta didik menuju profil pelajar Pancasila,” sebut Kadisdikpora Bali dalam sambutannya.
Lebih lanjut diutarakan Kadisdikpora, kegiatan ini merupakan momentum yang tepat dan sangat berharga bagi anak-anak untuk dapat mempersiapkan diri dalam berkompetisi secara sehat sehingga dapat berprestasi dikemudian hari serta kegiatan ini dapat memberikan pengalaman belajar yang baik, yaitu belajar bekerja sama dengan menjunjung tinggi nilai sportivitas (jujur, bersahabat, hormat, dan bertanggung jawab) sesuai makna positif olahraga yang ada pada setiap perlombaan/pertandingan.
“Saya berharap, dengan semangat juang dan kerja keras kalian dapat mampu mencapai prestasi yang gemilang baik di tingkat Provinsi mapun di tingkat Nasional,” ujarnya.
Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga, Putu Bayu Putra Mahendra, menambahkan, kegiatan O2SN Jenjang Pendidikan Dasar Tingkat Provinsi Bali Tahun 2025 diikuti oleh siswa-siswi pada jenjang pendidikan SD/MI/Sederajat dan siswa – siswi pada jenjang pendidikan SMP/MTs/Sederajat yang merupakan perwakilan dari tiap Kabupaten/Kota se-Bali. Sementara Kabupaten Jembrana tidak mengirimkan peserta jenjang SMP/MTs/Sederajat ke tingkat Provinsi.
Ada tiga cabang olahraga yang ditandingkan pada tingkat SD, dan dua cabang olahraga di tingkat SMP. Ketiga cabang olahraga tersebut yaitu pencak silat, karate dan senam, sedangkan untuk tingkat SMP hanya pencak silat dan karate yang diperlombakan. “Total atlet yang berlaga pada event ini sebanyak 122, untuk tingkat SD ada 70 peserta, dan tingkat SMP ada 52 peserta,” jelas Bayu Putra Mahendra.
Ia mengatakan, juara I, II dan III pada tiap cabang olahraga akan mendapatkan e-sertifikat sebagai juara. Juara I dan II pada tiap cabang olahraga akan mewakili Provinsi Bali menuju ke Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang pendidikan dasar (SD/SMP) tingkat Nasional 2025. tra
























