Diduga Tebar Fitnah, AMJB Siap Laporkan Pengurus KONI Pusat ke Polda Metro Jaya

  • Whatsapp

SUBANG – Aliansi Masyarakat Jawa Barat (AMJB) siap melaporkan salah satu pengurus KONI Pusat Suwarno ke Polda Metro Jaya. Suwarno dilaporkan akibat pernyataanya yang diduga menebar fitnah terhadap cabang olahraga Muaythai.

AMJB ini terdiri dari masyarakat Lembaga Adat Karatwan (LAK) Galuh Pakuan, Posko Perjuangan Rakyat (Pospera), Gerakan Pilihan Sunda (Gerpis), Majelis Sholawat (Mazolat) , ormas keagamaan dan Pemuda Pancasila.

Bacaan Lainnya

Dalam pernyataannya, Ketua Pospera Subang Ahmad Baedhowie mengutuk keras tudingan pengurus KONI Pusat Suwarno yang menuding ada bagi bagi medali di antara Pengprov Muaythai di Indonesia. Menurutnya, Suwarno harus membuktikan ucapannya tersebut.

“Seorang pengurus KONI Pusat yang notabene menjadi pembina cabang olahraga tidak sepantasnya bicara ke publik soal adanya kemungkinan masalah di internal cabor tersebut. Pernyataan tersebut jelas melukai para atlet, pelatih dan pengurus cabor Muaythai yang telah berjuang berdarah-darah termasuk di Jabar,” katanya.

Dia melanjutkan, seharusnya selaku pembina cabor, Suwarno lebih bijak dalam mengucapkan pernyataan. Dan lebih mengutamakan penyelesaian masalah di internal. Kini, kata-kata yang sudah terucap oleh Suwarno harus dipertanggungjawabkan secara hukum.

“Kami serius melaporkan Suwarno ke Polda Metro Jaya. Kami masyarakat Jawa Barat tak terima saat seseorang dengan seenaknya menuding yang tidak-tidak mengenai cabor Muaythai yang juga kebanggan masyarakat Jawa Barat,” imbuhnya.

Baca juga :  Gubernur Koster Berharap Stadion Dipta Jadi Tempat Pertandingan Piala Dunia U-20

Terpisah, Komandan Komando Inti (Dankoti) MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Subang Handra Munandar menyayangkan pernyataan seorang Suwarno yang menjadi pengurus pusat KONI terhadap cabor Muaythai. Handra menilai ucapan seorang Suwarno sangat tendensius dan berpotensi memicu kemarahan para pegiat olahraga Muaythai.

“Ungkapan bagi-bagi medali dan tidak beresnya tata kelola organisasi itu jelas jelas menyakiti keluarga besar Muaythai. Jerih payah mereka membesarkan organisasi dan mencetak atlet berprestasi tak berharga di mata Suwarno. Apakah dia sudah melakukan sesuatu yang lebih baik? ” tanya Handra, yang dikutip posmerdeka.com dari porosjabar.com.

Dia mengingatkan siapapun termasuk Suwarno jangan sampai membuat kegaduhan tanpa bukti yang jelas. “Dan seorang pejabat publik itu harus memegang teguh etika, berbicara dan bertindak dengan dapat dipertanggungjawabkan,” ucapnya.

Panglima Laskar Mazolat Jabar, Ustad Gilang Sima mendesak kepada Suwarno untuk segera menarik pernyataan kontroversialnya. “Jika tidak, maka kami akan mengerahkan ribuan anggota laskar kami mengepung KONI pusat, ” tandasnya. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.