Penting! Setiap Sekolah Dilengkapi APAR

KEGIATAN Edukasi Keselamatan dan Simulasi Pemadam Kebakaran di SMPN 17 Denpasar pada Rabu (26/8/2026). Foto: ist
KEGIATAN Edukasi Keselamatan dan Simulasi Pemadam Kebakaran di SMPN 17 Denpasar pada Rabu (26/8/2026). Foto: ist

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar, menyarankan agar setiap gedung sekolah disediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), agar bisa melakukan penanganan sementara saat terjadi kebakaran. Pasalnya, setiap bangunan yang selalu ada aktivitas, rentan terhadap kebakaran.

Menurut Kasi Pencegahan dan Inspeksi Bidang Pencegahan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar, I Made Gede Jaya Wiguna, APAR itu perlu dipersiapkan oleh pihak sekolah, untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kebakaran. “Kami menyarankan, pihak sekolah untuk segera menyiapkan APAR. Minimal setiap sekolah punya tiga sampai empat APAR,” ucap Jaya Wiguna di sela-sela kegiatan Edukasi Keselamatan dan Simulasi Pemadam Kebakaran di SMPN 17 Denpasar pada Rabu (26/8/2026).

Read More

Selain penyampaian materi, tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar memberikan pelatihan penggunaan APAR, prosedur evakuasi darurat, serta pengenalan titik kumpul ketika terjadi kebakaran. Peserta juga diajak untuk mempraktikkan langsung cara memadamkan api dengan benar menggunakan APAR yang benar, mulai dari cara mencabut pin pengaman, mengarahkan nozzle ke sumber api, hingga teknik penyemprotan yang efektif.

Siswa dan guru tampak antusias mengikuti setiap tahapan kegiatan dan aktif mengajukan berbagai pertanyaan seputar penanggulangan kebakaran. Jaya Wiguna, mengatakan bahwa edukasi sejak usia sekolah merupakan langkah penting dalam membangun budaya sadar bahaya kebakaran.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan kesadaran kepada para siswa bahwa pencegahan kebakaran dimulai dari diri sendiri. Dengan memahami cara menggunakan APAR diharapkan mereka mampu melindungi diri, keluarga, maupun lingkungan sekitar dari risiko kebakaran. Kami berharap budaya sadar bahaya kebakaran dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah,” ujar Jaya Wiguna.

Melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi ini, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar berharap terciptanya lingkungan sekolah yang lebih aman, tanggap, dan siap menghadapi keadaan darurat. Edukasi sejak dini menjadi salah satu upaya strategis dalam menekan angka kejadian kebakaran serta meningkatkan peran aktif masyarakat dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran.

Jaya Wiguna menyampaikan apresiasi SMPN 17 Denpasar dengan desain gedung sekolah yang modern telah dilengkapi dengan APAR. Bahkan di sekolah berlantai empat ini dilengkapi 30 tabung APAR. Ia mengatakan bahwa keberadaan sarana proteksi kebakaran merupakan kewajiban yang harus dipenuhi oleh pengelola bangunan, termasuk fasilitas pendidikan.

“Bangunan sekolah maupun bangunan umum lainnya wajib memiliki sarana proteksi kebakaran, minimal APAR, jalur evakuasi dan titik kumpul, sebagai langkah penanganan awal apabila terjadi kebakaran. Ini merupakan bagian dari upaya perlindungan terhadap keselamatan jiwa, aset, dan lingkungan,” ujar Jaya Wiguna.

Kegiatan ini disambut baik oleh Kepala SMPN 17 Denpasar, Ni Gusti Ayu Oka Ganitri, yang menekankan bahwa simulasi kebakaran merupakan langkah penting dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan keselamatan seluruh warga sekolah. “Simulasi ini sangat penting untuk memberikan pengetahuan kepada guru, pegawai, dan siswa tentang penyebab kebakaran serta langkah-langkah pencegahan. Bencana tidak bisa diduga, namun setiap upaya evakuasi selalu bertujuan untuk menyelamatkan jiwa,” ujar Oka Ganitri.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh warga sekolah dapat lebih sigap dalam menghadapi potensi kebakaran. “Kami dari SMPN 17 Denpasar menyampaikan terima kasih kepada Tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar atas edukasi yang diberikan. Ini sangat bermanfaat bagi kami semua,” tutup Oka Ganitri. tra

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.