POSMERDEKA.COM, BULELENG – Di halaman media sosial Facebook pribadinya, Aries Sujati mengaku menerima keputusan partai. Selain itu, dia juga mengatakan jangan ada penafsiran lain. Pun mengajak bersama-sama memperjuangan Ganjar Pranowo sebagai Presiden RI pada Pilpres 2024.
Terkait pencoretan sang istri dari DCS, Agus Suradnyana mengaku belum menerima surat resmi dari PDIP. Jika informasi itu benar, Suradnyana mengklaim istrinya menerima keputusan tersebut dengan legowo.
Menurut Suradnyana, pencalonan Aries dipertimbangkan untuk tidak dilanjutkan lagi, karena PDIP ingin melakukan regenerasi. Pula memberi kesempatan kepada kader yang lebih muda untuk maju ke DPR RI. Dia melanjutkan, partai sebelumnya telah memberi kesempatan dia pribadi menjadi politisi sejak 1999, anggota DPRD Bali, dan kemudian menjadi Bupati Buleleng dua periode.
“Jadi, kami menerima keputusan ini dengan legowo, tidak ingin menantang keputusan partai,” jelasnya.
Suradnyana menambahkan, Aries sebelumnya tidak ingin maju ke DPR RI. Namun, karena untuk memenuhi kuota perempuan sebanyak 30 persen, akhirnya sang istri dipaksa untuk maju. “Dari dulu sebenarnya dia tidak ingin maju, tapi saya yang paksa untuk mengisi kuota perempuan,” katanya.
Di samping tidak mau membeberkan siapa yang ditunjuk partai untuk mengganti Aries, Suradnyana juga masih enggan menyebutkan ke mana langkah politik Aries usai dihapus dari DCS. “Ibu sekarang santai aja. Mungkin lanjut ngurus cucu. Itu saja dulu yang bisa saya sampaikan,” pungkasnya. edy























