Di Jembrana, Bupati Siap Jadi Orang Pertama Divaksin Covid-19

  • Whatsapp
Bupati Jembrana, I Putu Artha. Foto: ist
BUPATI Jembrana, I Putu Artha. Foto: ist

JEMBRANA – Pemkab Jembrana sudah menyiapkan gudang farmasi untuk penyimpanan vaksin Covid-19 buatan Sinovac yang baru tiba di Bali. Setelah nantinya vaksin tersebut tiba di Jembrana, Bupati Jembrana dan Forum Pimpinan Daerah direncanakan sebagai orang pertama penerima vaksin sebagai simbolis kegiatan vaksinasi.

Selain sudah menyiapkan gudang vaksin, Pemkab Jembrana juga sudah menyiapkan menyiapkan petugas yang sudah mendapatkan pelatihan. Namun, pelaksanaan vaksinasi pada masyarakat hingga saat ini masih menunggu petunjuk teknis dari provinsi.

Bacaan Lainnya

Adapun yang diprioritaskan untuk memperoleh vaksin adalah tenaga kesehatan, TNI/Polri, dan ASN yang melakukan pelayanan publik. Vaksin akan dilaksanakan dari Januari hingga April dan dijadwalkan 14 bulan. “Target vaksinasi mencapai 90 persen dan mencegah penyebaran virus corona,” ungkap Kadis Kesehatan Jembrana, dr. I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata, Selasa (5/1/2021).

Parwata mengatakan, dari 31 ribu vial vaksin yang diterima Provinsi Bali, nantinya Jembrana akan mendapat 5.000 vial. Warga yang divaksin adalah warga yang berusia 18 hingga 59 tahun. “Yang nantinya pertama divaksin adalah Bupati Jembrana serta Forum Pimpinan Daerah serta pejabat lainnya sebagai simbolis pelaksanaan vaksinasi,” ujarnya.

Baca juga :  Waspadai Puncak Badai La Nina, Ini Imbauan BPBD Denpasar!

Dia menjelaskan, vaksinasi ini hanya memberi kekebalan tubuh sehingga jika ada virus tidak terjadi perburukan dan bisa menekan angka kematian. Pihaknya juga menyiagakan petugas medis untuk mengantisipasi peserta yang divaksin mengalami efek samping dari vaksin ini. “Efek samping bagi penerima vaksin biasanya berbeda-beda sesuai kondisi tubuh. Efeknya bisa penurunan tensi, sesak, dan gatal. Reaksi ini harus mendapat penanganan segera jika tidak bisa berakibat fatal,” jelasnya.

Menurutnya harus ada pendampingan bagi peserta yang sudah divaksin. Namun akan dilakukan screening terlebih dahulu. “Kami sudah menyiapkan tim profesional untuk penanganan vaksinasi ini. Kami sudah siap menerima distribusi vaksin,” pungkas Parwata. man

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.