Denpasar Tambah 42 Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19, Pemecutan Kelod Terbanyak

  • Whatsapp
JURU Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai. foto: ist

DENPASAR – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, Selasa (8/12/2020) mencatat penambahan 42 orang yang terkonfirmasi positif, atau 22 orang lebih banyak dari pasien yang dinyatakan sembuh. Kabar baiknya, Denpasar kali ini nihil tambahan kasus meninggal dunia.

Berdasarkan rilis harian yang disampaikan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, dari 40 orang yang terpapar tersebut, tersebar di 18 desa/kelurahan, dimana Desa Pemecutan Kelod sebagai penyumbang terbanyak 5 orang. Disusul Desa Sumerta Kelod, Kelurahan Padangsambian, Kelurahan Panjer dan Kelurahan Sesetan, masing-masing 4 orang.

Bacaan Lainnya

Selanjutnya Desa Padangsambian Kelod 3 orang, Desa Padangsambian Kaja, Desa Dauh Puri Kelod, Desa Sumerta Kauh, Desa Dangin Puri Kangin dan Desa Dangin Puri Kaja masing-masing 2 orang. Sedangkan 6 desa/kelurahan lainya mencatatkan penambahan kasus msing-masing 1 orang.

”Dengan demikian, secara komulatif kasus positif di Kota Denpasar berjumlah 4.065 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 3.769 orang (92,72%) sudah sembuh, meninggal 91 orang (2,24%) dan masih dalam perawatan 205 orang (5,04%),” ujar Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.

Ia menambahkan, berbagai upaya terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian. Sehingga bagi desa/kelurahan yang mengalami lonjakan kasus akan mendapat perhatian melalui pendampingan yang dikoordinir Camat.

Baca juga :  Golkar Nilai Giriasa Tak Bisa Dilawan, Pilkada Badung Resmi Hadirkan Kotak Kosong

Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil callling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu.

“Mari bersama sama lebih waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, termasuk dalam lingkup rumah tangga dan lingkungan sekitar rumah, mengingat dua klaster yakni klaster keluarga dan perjalanan dalam daerah masih mendominasi, hal ini mengingat arus mobilitas di Denpasar sangat tinggi,” ujar Dewa Rai.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan. Semua pihak, juga diharapkan ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan covid 19 tidak semakin meluas.

“Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3 M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan),” harap Dewa Rai. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.