Demi Kaderisasi, Oka Darmawan Pamit dari Perbasi Bali

  • Whatsapp
IGN. Oka Darmawan happy ending setelah hampir 9 tahun menahkodai Perbasi Bali. Ia pun menyampaikan pamit demi kaderisasi. foto: ist

DENPASAR – Dua medali perak pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2021 di Papua, menjadi titik kulminasi raihan prestasi Pengurus Provinsi Persatuan Basket Seluruh Indonesia (Pengprov Perbasi) Bali yang dinahkodai (ketua umum) IGN. Oka Darmawan.

Dua perak itu dipersembahkan tim putri 5X5 dan tim 3X3 putri, sekaligus menjadi sejarah bagi dunia basket Bali dalam partisipasinya di PON. Sebelumnya, pada PON tahun 2000 di Jawa Timur (Jatim), Perbasi Bali yang dipimpin Made L. Arnawa meraih perunggu dari tim putra 5X5.

Bacaan Lainnya

Oka Darmawan mengendalikan Perbasi Bali dalam dua (2) kali masa jabatan. Sementara pada periode pertama kepemimpinannya meloloskan tim putri Bali untuk kali pertama ke PON XIX/2016 di Jabar setelah menunggu hampir 50 tahun.

Sayang di PON Jabar, tim Bali gagal dalam fase grup setelah disingkirkan Jawa Tengah (Jateng) yang pada akhirnya berhasil meraih emas. Sebagaimana diketahui, PON Jabar belum mempertandingkan tim 3X3.

”Sebenarnya di PON XX Papua, kita menargetkan medali emas dari tim putri. Tapi karena beberapa faktor nonteknis, harapan mendapat medali emas itu gagal. Karena itu, saya berharap siapa pun pengganti saya nanti, prestasi basket Bali harus lebih maju lagi,” ucap Oka Darmawan seraya mengucap pamit dari Perbasi Bali alias tidak mencalonkan diri lagi.

Baca juga :  Pemkab Karangasem Lakukan Langkah Antisipasi Covid-19

Lho kok? ”Dua kali masa jabatan rasanya sudah cukup bagi saya. Yah, semua harus ada kaderisasi. Mudah-mudahan ketua umum baru lebih punya waktu untuk ngurusin basket dan tentu saja harus lebih baik dari periode kepengurusan sebelumnya,” ujar Oka Darmawan, saat dihubungi Jumat (24/12/2021) malam.

Diakuinya perjalanan untuk membuahkan medali perak di PON XX Papua, sangat panjang dan melelahkan. ”Artinya sudah lebih dari 8 tahun, bahkan hampir 9 tahun, saya memimpin Perbasi Bali yang diawali dengan pembinaan usia dini 14 tahun hingga 16 tahun,” terang Oka Darmawan yang juga Sekretaris Umum KONI Bali ini.

”Intinya, saya menyampaikan terima kasih atas dukungan teman-teman pengurus, semua bantuan baik moril maupun materiil, sehingga prestasi basket Bali cukup membanggakan walau hanya dua keping perak di PON XX. Tapi saya komit untuk tetap bersama teman-teman demi basket Bali,” pungkas Oka Darmawan. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.