Dekopinda Denpasar Ingatkan Koperasi Gelar RAT

  • Whatsapp
KETUA Dekopinda Kota Denpasar, I Nyoman Sudarsa (kiri), usai upacara pawintenan dan mejaya-jaya pengurus Dekopinda Kota Denpasar periode 2021-2026 di Pura Agung Lokanatha Denpasar, Rabu (29/12/2021). Foto: tra
KETUA Dekopinda Kota Denpasar, I Nyoman Sudarsa (kiri), usai upacara pawintenan dan mejaya-jaya pengurus Dekopinda Kota Denpasar periode 2021-2026 di Pura Agung Lokanatha Denpasar, Rabu (29/12/2021). Foto: tra

DENPASAR – Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Denpasar sebagai organisasi yang mewadahi koperasi-koperasi yang menjadi binaan Pemerintah Kota Denpasar, mengingatkan pengelola koperasi tentang pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT). Periode RAT disesuaikan dengan jenis koperasi.

‘’Mendekati akhir tahun buku 2021 dan menyongsong tahun 2022, sesuai ketentuan koperasi harus menyiapkan laporan pertanggungjawaban. Jangan sampai koperasi tidak menggelar RAT. RAT harus dilakukan dalam periode waktu sesuai ketentuan,’’ papar Ketua Dekopinda Kota Denpasar, I Nyoman Sudarsa, SE., di sela-sela upacara pawintenan dan mejaya-jaya pengurus Dekopinda Kota Denpasar periode 2021-2026 di Pura Agung Lokanatha Denpasar, Rabu (29/12/2021).

Bacaan Lainnya

Diterangkannya, RAT adalah bentuk pertanggungjawaban pengurus dan pengawas koperasi kepada anggotanya. Periode RAT disesuaikan dengan jenis koperasi. Untuk koperasi primer kegiatan RAT paling lambat dilakukan tiga bulan setelah tutup buku akhir Desember, sedangkan bagi koperasi sekunder paling lambat RAT dilakukan enam bulan setelah tutup buku.

‘’Koperasi yang tidak bisa melaksanakan tepat pada waktunya, bisa jadi mengalami permasalahan internal yang perlu dicermati dan diawasi oleh anggota dan pembina,’’ lugasnya.

Menurut Ketua Koperasi Serba Usaha (KSU) Nawa Eka Cita (NEC) ini, pelaksanaan RAT tepat waktu sangat penting dan strategis dilakukan koperasi. Sebab, sesuai UU Nomor 25 Tahun 1992 tentang perkoperasian dan anggaran dasar koperasi, RAT mempunyai kedudukan tertinggi dalam pengambilan keputusan baik dalam membahas pertanggungjawaban pengurus, pengawas, rencana kerja dan rencana biaya koperasi maupun pemilihan pengurus atau pengawas yang sudah berakhir masa tugasnya, termasuk perubahan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga koperasi apabila diperlukan.

Baca juga :  Parta Minta Pemerintah Perhatikan Lansia di Masa Pandemi

Dalam masa pandemi Covid-19, RAT tahun buku 2021 dapat dilaksanakan secara dalam jaringan (daring) dan/atau luar jaringan (luring) sesuai Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Pelaksanaan RAT dapat juga dilaksanakan melalui media elektronik, video konferensi atau media elektronik lainnya dan  sistem tertulis sesuai Permenkop UMKM Nomor 19 Tahun 2015 tentang  Rapat Anggota.

‘’pelaksanaan RAT secara luring melalui tatap muka agar mempedomani dan melaksanakan protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan RI seperti memakai  masker, menjaga jarak, menyediakan tempat mencuci  tangan/hand sanitizer dan lain sebagainya,’’ ujarnya mengingatkan.

Ia mengatakan, RAT tahun buku 2021 pelaksanaannya mulai Januari 2022. Pihaknya berharap RAT berjalan lancar, efektif dan efisien dengan tetap mengedepankan kualitas demokrasi sesuai prinsip dan asas koperasi. Selain itu, dihadiri pembina koperasi baik dari Dinas Koperasi dan UMKM  maupun Dekopinda Kota Denpasar yang diundang.

Dalam kepengurusan Dekopinda Kota Denpasar periode 2021-2026, Nyoman Sudarsa, dibantu Wakil Ketua, I Made Sukada, SE.; Sekretaris, I Dewa Gede Kresna Wirawan, SE., MM., dan Ni Nyoman Yetiani; Bendahara, I Wayan Sudiarta, SE., dan Ni Ketut Mirah Candrawati, SE. Juga dilengkapi lima bidang, panasehat, majelis pakar serta pembina, IGN Jaya Negara, I Kadek Agus Arya Wibawa, dan I Dewa Made Agung. tra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.