Dapat Remisi, Satu Warga Rutan Gianyar Langsung Bebas

  • Whatsapp
PEMBERIAN remisi di Rutan Gianyar. Foto: adi
PEMBERIAN remisi di Rutan Gianyar. Foto: adi

GIANYAR – 86 warga binaan di Rutan Gianyar mendapat remisi, Selasa (17/8/2021), dengan satu napi di antaranya langsung bisa bebas. Wakil Bupati Gianyar, AA Gde Mayun, yang hadir dalam kesempatan tersebut, mengucapkan terima kasih kepada warga binaan yang taat menjaga sikap selama berada di Rutan, sehingga pemerintah bisa memberi remisi. Kepada yang langsung bisa bebas, dia berharap setelah kembali ke masyarakat bisa melupakan apa yang terjadi dulu. Jadi, bisa kembali menatap masa depan.

‘’Orang Bali mengatakan tan hana wong swasta nulus, tidak ada manusia yang sempurna, termasuk saya juga. Saya berharap nanti bisa menikmati hidup walaupun ada yang masih memiliki sisa kurungan,” pesannya memotivasi para warga binaan. 

Bacaan Lainnya

Kepala Rutan Gianyar, Muhamad Bahrun, menjelaskan, Rutan Gianyar saat ini diisi sebanyak 135 orang tahanan. Dalam HUT Kemerdekaan ini, 86 warga binaan mendapat remisi. 85 pengurangan masa tahanan sebagian, satu langsung bebas. “Kapasitas 44 orang, isi 135 orang, sudah 200 persen lebih. Yang bisa kami lakukan memberi layanan terbaik, seperti besuk online,” ucapnya. 

Besuk online itu dilakukan, sebutnya, mengingat situasi pandemi dan menghindari warga binaan terpapar Covid-19. Warga binaan bisa menggunakan fasilitas Rutan untuk dikunjungi secara online. Petugas pun dicek lebih ketat sebelum ke sel para tahanan. “Sedikit saja kalau ada demam, kami istirahatkan. Dengan jumlah warga binaan itu, kami selalu melakukan cek suhu mengantisipasi terjadinya klaster Rutan,” ungkapnya.

Baca juga :  Indonesia Masih Status Darurat Bencana Nasional

Untuk saat ini warga binaan di Rutan Gianyar masih sehat, belum ada yang terpapar Covid-19. Terdapat 20 perempuan, sisanya laki-laki. “Semua sehat, sikap mereka di dalam Rutan semua bagus, taat dan tunduk aturan, rajin-rajin mengikuti program pembinaan,” jelasnya.  

Salah satu warga binaan yang langsung menghirup udara bebas, Saifullah, adalah napi kasus pencurian asal Sebaung. Dia mendapat hukuman dua tahun empat bulan. Setelah mendapat remisi dua bulan, dia langsung bebas. “Saya merasa bersyukur, senang, semoga ke depan bisa jadi lebih baik,” katanya singkat. adi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.