POSMERDEKA.COM, DENPASAR – I Made Dana Tenaya, kembali dipercaya menakhodai Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Senam Indonesia (Persani) Bali untuk periode kedua. Kabid Pemuda dan Olahraga Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali itu terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) Persani Bali yang digelar di ruang rapat GTK Disdikpora Bali, Selasa (23/5/2023).
Dalam Musprov yang berlangsung demokratis itu, floor sepakat memilih kembali I Made Dana Tenaya sebagai Ketua Umum Pengprov Persani Bali untuk kedua kali, masa bakti 2023 – 2027. Kepercayaan itu diberikan karena Dana Tenaya dinilai banyak membawa terobosan positif terhadap perkembangan dan prestasi olahraga senam di Bali.
Selain memilih ketua umum, juga telah dipilih anggota tim formatur dari Pengkot Denpasar dan Pengkab Badung yang membantu ketua terpilih menyusun kepengurusan. Peserta Musprov memberi waktu maksimal dua minggu kepada tim formatur untuk menyusun kepengurusan Persani Bali masa bakti 2023 -2027.
Usai terpilih, Made Dana Tanaya, menyebutkan cabang olahraga senam sudah mampu menyumbang medali perunggu untuk kontingen Bali di PON Riau atas nama AA Istri Candra Sapitri, dan Hainin meraih medali perunggu di Kejurnas. “Kita bertekad bisa meloloskan kembali atlet ke PON XXI/2024 di Sumut dan dapat menyumbang medali bagi kontingen Bali,” imbuhnya.
Dana Tenaya menambah, untuk program jangka pendek akan memanaskan atlet lewat Kejurprov sebelum perhelatan pra PON. Juga mengikutkan atlet pada Popnas. Termasuk membentuk Pengcab Persani Bangli dan Klungkung yang belum terbentuk.
Pada medio empat tahun kepemimpinan Dana Tenaya, banyak program yang digulirkan. Di antaranya, pelatihan pelatih dan juri senam artistik, pengadaan sarana olahraga berupa matras, dan membidani terbentuknya Pengcab Persani Gianyar dan Tabanan, sehingga saat ini sudah terbentuk tujuh pengkot/pengcab se-Bali.
Sementara itu, Ketua Panitia Musprov, I Made Wiriadi, menyebutkan, Musprov diikuti Pengurus Pengprov Bali, serta tujuh pengurus kabupaten/kota (Pengkab/Pengkot) di Bali. Yaitu, Pengkab/Pengkot Denpasar, Badung, Tabanan, Buleleng, Jembrana, Karangasem, dan Gianyar.
Sebelumnya, Ketua Umum KONI Bali, I Gusti Ngurah Oka Darmawan, saat membuka Musprov Persani Bali ini menegaskan siapapun yang terpilih sebagai ketua umum harus mampu meningkatkan prestasi. Oka Darmawan menegaskan, musprov wajib diadakan setiap cabor di bawah KONI mengacu pada AD/ART. Termasuk raker dan kejurprov. Manakala tiga kegiatan itu dilaksanakan, sebuah organisasi olahraga sudah berjalan sesuai mekanisme organisasi yang telah disepakati.
Senam sebagai ibunya olahraga, pinta Oka Darmawan, wajib dikelola dengan baik dan lebih dimasyarakatkan di lingkungan persekolahan. Ia optimistis cabor senam mampu menunjukkan prestasi. Apalagi senam masuk kategori olahraga individual, tentu lebih mudah mengelolanya dibandingkan cabor beregu. Dia percaya, kalau mau bekerja akan lahir atlet senam berprestasi. tra























