Curi Material Proyek Jembatan Bakung, Pria Asal Buleleng Dibekuk Polisi

ANGGOTA Polsek Sukasada saat menunjukkan tersangka Alit Badil, tersangka pencurian material proyek jembatan Bakung, Sukasada, Buleleng. Foto: ist

BULELENG – Jajaran Polsek Sukasada menciduk Ketut Alit Hadiari Putra alias Alit Badil (31) warga Lingkungan Bakung, Kelurahan Sukasada, Kecamatan Sukasada, Buleleng. Alit Badil dibekuk polisi karena melakukan pencurian sejumlah balok besi di proyek Jembatan Bakung di Lingkungan Bakung, Kelurahan Sukasada.

Kasus pencurian ini berawal dari adanya laporan korban Made Suardika (43), pemborong proyek jembatan tersebut ke Polsek Sukasada pada Desember 2021 lalu. Awalnya, korban sempat menaruh sejumlah material untuk pembangunan jembatan di lokasi proyek. Namun saat dicek, ternyata material tersebut raib.

Bacaan Lainnya

Material bangunan yang hilang berupa besi berdiameter 13 sebanyak 6 batang, besi diameter 16 sebanyak 6 batang, besi diameter 8 sebanyak 10 batang, 1 buah katrol, lampu sorot sebanyak 4 buah, trapo las 1 buah. Adapun total kerugian korban mencapai sekitar Rp11 juta lebih.

Mengetahui ada sejumlah material bangunan yang hilang, korban melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Sukasada, Senin 21 Desember 2021. Dari laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Sukasada pun langsung melakukan penyelidikan, dengan melakukan olah TKP dan memintai keterangan sejumlah saksi.

Dari hasil penyelidikan, polisi menerima informasi jika salah satu toko material bangunan di Desa Sari Mekar, Buleleng membeli material bangunan yang diduga berasal dari proyek jembatan Bakung. Saat dikonfirmasi, pemilik toko mengakui membeli beberapa material persis dengan material proyek jembatan Bakung yang hilang.

Baca juga :  Banjir Rob di Bali Diprakirakan Hingga Kamis

Pengakuan pemilik toko, material itu dibeli dari seseorang bernama Alit Badil pada akhir Desember 2021 seharga Rp1,49 juta. Namun, sebagian besi sudah laku terjual. Karena sebagian barang telah terjual, polisi hanya berhasil mengamankan barang bukti besi ulir diameter 13 mm sebanyak 6 batang dan besi ulir 16 mm sebanyak 6 batang.

Setelah itu, polisi mengamankan Alit Badul dikediamannya. Dari hasil interogasi, akhirnya Alit Badil mengakui perbuatannya mencuri sejumlah material proyek jembatan Bakung. Selanjutnya Alit Badil dibawa ke Polsek Sukasada untuk menjalani pemeriksaan.

Kapolsek Sukasada, Kompol Made Agus Dwi Wirawan, mengatakan, tersangka Alit Badil mengakui melakukan perbuatannya tersebut sepanjang Desember 2021. “Saat ini kasusnya masih dalam pengembangan,” kata Kompol Agus Dwi, Rabu (23/3/2022).

Akibat perbuatannya tersebut, tersangka Alit Hadiari Putra alias Alit Badil terancam disangkakan dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Dengan ancaman hukuman pidana paling lama 7 tahun penjara. rik

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.