POSMERDEKA.COM, BANGLI – Personel Polsek Kintamani mendatangi TKP salah seorang warga Banjar Bugbugan, Desa Batur Tengah, Kintamani yang jatuh di jurang Bukit Payang, Kintamani. Peristiwanya terjadi pada Minggu (27/10/2024) sekira pukul 23.30 Wita, dan dilaporkan pada Senin (28/10/2024) sekira pukul 00.30 Wita.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, awalnya Kadek Budayana ingin mengajak anaknya ke pondokan di atas. Namun, rencana itu tidak diizinkan Nengah Manyir, istrinya. Pasangan suami-istri ini kemudian terlibat cekcok, dan Manyir pergi lebih awal ke pondokan yang di atas. Budayana bersama anaknya lalu menyusul ke pondokan atas.
Entah apa masalahnya, Budayana dan Manyir kembali cekcok. Lanjut Manyir keluar dari pondokan. Ketika dikejar, Budayana melihat istrinya sudah berada di tepi jurang. Sial, ketika didekati, Manyir sudah terpeleset ke tepi jurang dengan kedalaman kurang lebih 100 meter.
Kapolsek Kintamani, Kompol I Nengah Sukerna, Senin (28/10/2024) membenarkan ada laporan warga Batur Tengah tentang warga yang jatuh ke jurang dengan kedalaman 100 meter. Dia berujar personelnya bergegas datang ke lokasi untuk mengevakuasi korban.
Berhubung medan yang curam dan gelap, evakuasi dilaksanakan pagi hari. “Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Setelah berhasil dievakuasi oleh anggota bersama warga, korban dibawa ke rumah duka,” terang Kapolsek.
Kapolsek mengucapkan terima kasih kepada warga yang membantu mengevakuasi korban. Untuk keluarga korban, kejadian ini merupakan musibah karena masalah keluarga. “Keluarga korban mengikhlaskan dan selanjutnya akan dilaksanakan prosesi adat,” tandasnya. gia























