Cari Bambu, Kakek Ditemukan Tewas di Pinggir Jurang

  • Whatsapp
PROSES evakuasi jenazah I Wayan Ragia (80), warga Banjar/Desa Abuan, Kecamatan Kintamani, Bangli yang ditemukan tewas diduga terpelesat saat mencari bambu. Foto: ist
PROSES evakuasi jenazah I Wayan Ragia (80), warga Banjar/Desa Abuan, Kecamatan Kintamani, Bangli yang ditemukan tewas diduga terpelesat saat mencari bambu. Foto: ist

BANGLI – I Wayan Ragia (80), warga Banjar/Desa Abuan, Kecamatan Kintamani, Bangli ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan. Korban ditemukan dalam kondisi luka memar di sekujur tubuh setelah jatuh ke jurang sedalam enam meter. Diduga dia terpeleset saat hendak mencari bambu akibat kondisi tanah licin.

Sesuai informasi yang dihimpun, Senin (4/1/2021) sekitar pukul 13.00, I Wayan Kubrih dan I Wayan Lasia mencari korban di rumah untuk menanyakan harga kayu albesia/kayu belalu. Namun, saat itu korban tidak ada di rumah. Keduanya lalu mencari korban ke kebun korban, dan menemukan korban tertelungkup di tepi jurang. Temuan tersebut dilaporkan kepada warga, dan selanjutnya bersama warga mengevakuasi mayat korban. Selanjutnya dilaporkan ke Polsek Kintamani untuk mendapat penanganan lebih lanjut.

Bacaan Lainnya

Kasubaghumas Polres Bangli, AKP Sulhadi, yang dimintai konfirmasi, Selasa (5/1/2021) membenarkan adanya laporan peristiwa tersebut. Kata dia, personel Polsek Kintamani bersama Bhabinkamtibmas Desa Abuan dipimpin Panit I Reskrim Polsek Kintamani, Ipda Putu Asmara Putra, dan tim medis Puskesmas Kintamani melakukan olah TKP. “Dari hasil olah TKP dan keterangan saksi, diduga korban meninggal akibat terpeleset  saat mencari bambu. Kemudian tubuhnya membentur pepohonan di tepi jurang,” ujarnya.

Baca juga :  3 Pasien Covid-19 di Denpasar Sembuh, Kasus Positif Bertambah 3 Orang

Hasil pemeriksaan medis Puskesmas Kintamani VI, diperoleh keterangan korban mengalami robek di kepala depan dan belakang, luka benjol dan memar di kepala bagian samping, luka gores dan lecet di kepala belakang, bagian muka,  lengan kiri, pinggang sebelah kiri, dan keluar darah dari telinga. “Saat ini jenazah korban dievakuasi ke rumah duka untuk segera diupacarai,” urainya. gia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.