MANGUPURA – Setelah menerapkan QR Code PeduliLindungi di akses keluar-masuk kedua gedung layanan Kantor Camat Kuta Selatan, Jumat (17/9/2021), kini upaya edukasi masyarakat terus digenjot. Camat Kuta Selatan, Ketut Gede Arta, mengatakan terus menyosialilisasikan aplikasi tersebut agar masyarakat paham.
Dari evaluasi sementara, masih ditemukan masyarakat yang belum mengunduh aplikasi PeduliLindungi. Bahkan adapula warga yang datang tanpa membawa ponsel.
Menurut penuturan Gede Arta, pemasangan QR Code PeduliLindungi dilakukan untuk mengarahkan masyarakat agar semakin terbiasa menggunakan aplikasi tersebut. Selama ini, sebagian masyarakat memang masih cuek dengan aplikasi itu.
Ia mengatakan, penggunaan aplikasi PeduliLindungi di Kantor Camat Kuta Selatan sesuai Inmendagri 43 Tahun 2021. Dalam Inmendagri dijelaskan sektor nonesensial wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi pada pintu akses-keluar masuk tempat kerja.
Aplikasi QR Code PeduliLindungi di kantor Camat Kutsel diperoleh atas koordinasi dengan pihak Bali Tourism Board (BTB). ‘’Penerapan QR Code Peduli Lindungi ink memiliki banyak manfaat di masa PPKM.
Selain demi kesehatan diri masing-masing, juga kaitan pengawasan terhadap jumlah orang keluar-masuk yang disesuaikan dengan kapasitas gedung layanan. Selain itu, juga berkenaan dengan vaksinasi,’’ ujarnya menandaskan. gay























