Calon Kepala Sekolah Diminta Pahami Tupoksi

  • Whatsapp
ASISTEN Administrasi Umum Sekda Kabupaten Bangli, I Made Alit Parwata, membuka diklat calon kepala sekolah (Cakep) di Aula Pasraman Gurukulla Bangli, Rabu (6/10/2021). Foto: ist

BANGLI – Asisten Administrasi Umum Sekda Kabupaten Bangli, I Made Alit Parwata, membuka diklat calon kepala sekolah di Aula Pasraman Gurukulla Bangli, Rabu (6/10/2021).

Pembukaan Diklat juga dihadiri Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Bali, I Made Alit Dwitama; Plt Kadisdikpora Kabupaten Bangli, dan Plt. Kepala BKDPSDM Kabupaten Bangli.

Bacaan Lainnya

Plt Kepala BKDPSDM Kabupaten Bangli, Anak Agung Bintang Ari Sutari, dalam laporannya menyampaikan diklat calon kepala sekolah merupakan syarat wajib yang harus diikuti sebelum diangkat menjadi kepala sekolah. Diklat dilaksanakan dengan sistem in class dan off class.

Seluruh rangkaian diklat harus diikuti dengan baik oleh semua peserta agar dapat dinyatakan lulus yang nanti dibuktikan dengan beroleh sertifikat/STTPL. Diklat ini sekaligus bertujuan untuk menumbuhkan kemampuan guru dalam meningkatkan mutu pendidikan. ‘’Diklat calon kepala sekolah diikuti sebanyak 44 guru terdiri dari guru SMP sebanyak 14 orang, guru SD 27 orang , dan guru TK 3 orang,’’ jelasnya.

Bupati Bangli dalam sambutan yang dibacakan Asisten Administrasi Umum Sekda Kabupaten Bangli, I Made Alit Parwata, mengingatkan peserta diklat agar mengikuti diklat dengan baik, disiplin, dan bertanggung jawab serta memahami tupoksi masing-masing.

Baca juga :  Pelarian DPO Narkoba Polda NTB Berakhir, Ditangkap di Buleleng saat Razia Kendaraan

Selanjutnya, melaksanakan tupoksi itu dengan baik, dengan selalu memperhatikan prinsip-prinsip manajemen, yaitu melalui perencanaan yang matang, pelaksanaan yang tepat, dan pengawasan yang ketat, serta memperhatikan asas efisiensi, efektivitas, transparansi, dan taat pada norma-norma yang ada.

Ditambahkannya, pemenuhan calon kepala sekolah di Pemerintah Kabupaten Bangli sangat besar. Masih banyak sekolah yang pengisian kepala sekolahnya diisi pelaksana tugas.

‘’Terkait dengan hal itu besar harapan kami untuk supervisor, seluruh pengajar dan panitia penyelenggara diklat ini mohon kiranya agar kelulusan diklat ini bisa 100 persen. Hal ini tentu saja harus didukung dengan keseriusan para peserta diklat dalam mengikuti pembelajaran,” ucapnya menandaskan. gia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.