Bupati Djohan Harap Sektor Pertanian Jadi Unggulan KLU

  • Whatsapp
BUPATI H. Djohan Sjamsu menyerahkan secara simbolis alat dan mesin pertanian (Alsintan) kepada 13 perwakilan kelompok tani di Lombok Utara di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan KLU, Kamis (16/12). Foto: fik
BUPATI H. Djohan Sjamsu menyerahkan secara simbolis alat dan mesin pertanian (Alsintan) kepada 13 perwakilan kelompok tani di Lombok Utara di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan KLU, Kamis (16/12). Foto: fik

KLU – Bupati Lombok Utara, H. Djohan Sjamsu, menyerahkan secara simbolis alat dan mesin pertanian (Alsintan) kepada  13 perwakilan kelompok tani di Lombok Utara di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan KLU, Kamis (16/12/2021). Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas KPPP, Tresnahadi; Kadis Koprindag, Abdul Hamid, dan perwakilan kelompok tani.

Alsintan yang diserahkan merupakan mesin yang umumnya digunakan dalam bidang pertanian, meliputi bidang tanaman pangan hortikultura dan perkebunan, bidang peternakan dan bidang perikanan.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Bupati Djohan menyampaikan belajar dari bencana gempa 2018 dan pandemi Covid-19 sektor pertanian yang mampu bertahan.’’Saya harapkan nantinya sektor pertanian ini menjadi salah satu sektor unggulan selain sektor pariwisata di Lombok Utara,’’ harapnya.

Pemerintah daerah, kata dia, ke depannya  membangun sektor pertanian dalam arti yang luas. Masyarakat harus mampu memaksimalkan lahan yang dimiliki karena KLU dianugerahi alam yang sangat bagus dan asri. ‘’Saya berpesan bagi penerima manfaat bantuan alsintan ini secara maksimal apa yang telah diberikan hari ini,’’ pesannya.

Sementara itu, Kadis KPPP Tresnahadi, menyampaikan laporan Alsintan mutlak dibutuhkan dalam pembangunan pertanian dalam rangka peningkatan produksi baik kualitas maupun kuantitas yang akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ‘’Alsintan ini diharapkan dapat memecahkan masalah kekurangan tenaga kerja yang dibutuhkan dalam usaha tani,’’ ucapnya menandaskan. fik

Baca juga :  NTB Fokus Kelola Hiu dan Pari Berkelanjutan, Ini Alasannya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.