POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Senin (13/4/2026) terasa berbeda bagi keluarga besar SMPN 17 Denpasar. Setelah sembilan bulan dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt), SMPN 17 Denpasar akhirnya memiliki kepala sekolah definitif. Adalah Ni Gusti Ayu Oka Ganitri, dipercaya menahkodai SMPN 17 Denpasar, menggantikan Plt. I Komang Agus Ugrasena.
Acara serah terima jabatan (Sertijab) dilangsungkan di aula SMPN 17 Denpasar. Sebelumnya, SK Kepala SMPN 17 Denpasar definitif telah diserahkan pada Kamis (9/4/2026) oleh Sekda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, di Aula Kantor Disdikpora Kota Denpasar.
Acara sertijab yang berlangsung secara sederhana itu, dihadiri dan disaksikan Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, Ida Bagus Suryadana; Ketua MKKS SMP Kota Denpasar, Ni Nengah Sujani; Ketua Komite SMPN 17 Denpasar, I Putu Putra Sasmitha, para guru dan pegawai serta OSIS SMPN 17 Denpasar. Oka Ganitri diharapkan mampu membawa SMPN 17 Denpasar menuju perkembangan yang lebih baik, baik dari sisi akademik, non akademik, maupun manajemen sekolah.
Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, Ida Bagus Suryadana, dalam sambutannya mengajak Kepala SMPN 17 Denpasar agar membangun komunikasi yang baik dengan seluruh pihak. ‘’Dengan adanya komunikasi yang baik itu, maka berbagai persoalan yang muncul dapat diselesaikan dengan baik,’’ katanya.
Disebutkan, sebagai pimpinan di sekolah, maka kepala sekolah harus melaksanakan tugas dan fungsi dengan sebaik-baiknya untuk peningkatan kualitas pendidikan ke depan. Selanjutnya, kepala sekolah harus responsif terhadap persoalan-persoalan dunia pendidikan dan tentunya juga responsif terhadap lingkungan sekolah dan masyarakat.
‘’Kepala sekolah bukan hanya sekadar posisi administratif, tetapi juga tanggung jawab besar dalam membentuk generasi masa depan bangsa. Keberhasilan pendidikan sangat bergantung pada kualitas kepemimpinan di sekolah,’’ tegasnya.
‘’Tuntutan masyarakat terhadap peningkatan kualitas pendidikan agar direspon secara profesional dengan melaksanakan tugas dan fungsi dengan baik dan bertanggung jawab,’’ ujarnya mengingatkan.
Dikatakan, upaya peningkatan kualitas pendidikan tersebut harus dilaksanakan secara cermat dan terencana melalui optimalisasi tugas dan fungsi. Kemudian meningkatkan koordinasi dengan seluruh stakeholder yang ada.
Suryadana menambahkan, keberhasilan sebuah sekolah tidak hanya ditentukan oleh kepala sekolah, tetapi juga oleh peran guru sebagai tenaga pendidik utama. Guru memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, membimbing perkembangan karakter siswa, serta menjalankan program pendidikan sekolah, Dengan dukungan guru yang profesional dan berkomitmen, kepemimpinan kepala sekolah dapat berjalan lebih efektif dalam mencapai tujuan pendidikan.
Ketua MKKS SMP Kota Denpasar, Ni Nengah Sujani, mengapresiasi capaian prestasi SMPN 17 Denpasar yang sangat luar biasa. Ia berharap, SMPN 17 Denpasar akan terus tumbuh dengan segala kekuatan yang dimilikinya, dan dengan didukung oleh kerja keras semua stakeholder sekolah. Ia yakin, pelan tapi pasti, SMPN 17 Denpasar akan menjelma menjadi “bayi ajaib” yang siap memajukan pendidikan di Kota Denpasar.
Sementara itu, Kepala SMPN 17 Denpasar yang baru, Ni Gusti Ayu Oka Ganitri, menyatakan, pihaknya butuh bimbingan dan dukungan dari semua elemen yang ada dalam pelaksanaan tugas dan fungsi dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan ke depan. Selain itu, ia juga berharap masukkan dan kritikan yang positif dari masyarakat.
Sebab, kritikan dan masukan yang membangun itu akan berdampak terhadap harapan kemajuan dunia pendidikan yang diharapkan. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada dua Plt Kepala SMPN 17 Denpasar, Ni Nengah Sujani dan I Komang Agus Ugrasena, karena telah membangun fondasi yang kuat untuk kemajuan SMPN 17 Denpasar.
Bahkan, ia mengibaratkan SMPN 17 Denpasar adalah sosok bayi mungil yang sehat. Baru berumur sembilan bulan sudah sukses melahirkan sejumlah sejumlah prestasi, termasuk meraih medali perak dan perunggu di Porjar Kota Denpasar.
‘’Apalah arti seorang kepala sekolah kalau tidak didukung oleh guru, pegawai, orang tua siswa, komite serta lingkungan sekolah,’’ ujarnya.
Ia menegaskan, ke depan peningkatan prestasi menjadi utama dan pertama. Di samping juga meningkatkan karakter siswa. Untuk itu, ia mengajak seluruh stakeholder SMPN 17 Denpasar selalu untuk kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, dan kerja tuntas. Sebagaimana diketahui, SMPN 17 Denpasar yang merupakan sekolah anyar di Kota Denpasar, sebelumnya diisi dua kali Plt kepala sekolah. Plt. kepala sekolah yang pertama yakni Ni Nengah Sujani, dan Plt. kepala sekolah kedua yaitu I Komang Agus Ugrasena. tra






















