POSMERDEKA.COM, BULELENG – Kabupaten Buleleng melalui dinas Kebudayaan (Disbud) akan menampilkan seni tradisi klasik pada Pesta Kesenian Bali (PKB) 2024 pada bulan Juni mendatang. Disbud telah menyiapkan seni tradisi klasik milik Desa Anturan, Kecamatan Buleleng yakni Tari Gambuh.
Kesenian yang hampir punah itu, merupakan seni tari ini cukup unik karena seluruh penarinya merupakan laki-laki. ‘’Kalau untuk kesenian klasik langsung ditunjuk oleh provinsi beberapa waktu lalu. Yang ditunjuk merupakan seni tradisi klasik yang hampir punah, yakni Tari Gambuh milik Sekaa Genta Iswara, Desa Anturan,’’ kata Kepala Disbud Buleleng, I Nyoman Wisandika, Jumat (2/2/2024).
Selain tari klastik, Buleleng juga akan mengikuti pagelaran lain pada PKB 2024. Yakni gong kebyar anak- anak, gong kebyar dewasa, gong kebyar wanita, gong legendaris, gong baleganjur, parade peed, dan parade budaya pakaian khas Bali oleh PKK.
Sementara, sekaa yang ditunjuk antara lain Sanggar Bayu Teja Budaya, Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt sebagai Gong Kebyar Anak-anak. Lalu, Sanggar seni Jagratara, Banjar Tegallenga, Desa Kalisada, Kecamatan Seririt sebagai Gong Kebyar Wanita. Dan, Gong Kebyar Dewasa dari Dharma Pradangga, Desa Tukadmungga, Kecamatan Buleleng.
Tak hanya penampilan gong, Buleleng juga akan mengirim dua kesenian joged bumbung dari Sekaa Joged Wahyu Ulangun dari Desa Nagasepaha, Kecamatan Buleleng. Rencananya sekaa tersebut akan mebarung bersama Sekaa Joged Mangun Semara dari Desa Selat, Kecamatan Sukasada.
‘’Harapan kami penampilan seluruh Duta Kabupaten Buleleng dapat maksimal dan lebih baik dari tahun sebelumnya, karena ini membawa nama daerah juga,’’ jelas Wisandika, seraya menambahkan, anggaran yang dibutuhkan Buleleng untuk tampil pada ajang kesenian ini diestimasikan mencapai Rp575 juta. Anggaran tersebut bersumber dari BKK Provinsi Bali dan APBD Buleleng. edy























