POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Banyak cara dilakukan sejumlah provinsi untuk memacu semangat atletnya yang berlaga pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut). Salah satunya dengan bonus menggiurkan bagi atlet yang meraih medali emas.
Seperti dilakukan Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Elen Setiadi, yang menjanjikan bonus Rp500 juta untuk atlet provinsi ini yang meraih medali emas. “Bonus tersebut merupakan komitmen Pemprov Sumsel untuk mendorong atlet Sumsel yang membawa nama Sumatera Selatan di kancah nasional,” kata Elen usai melepas kontingen Sumatera Selatan di Palembang, belum lama ini.
Dia berharap atlet mendorong provinsi ini masuk 10 besar sehinga meningkat dari PON sebelumnya ketika Sumatera Selatan finis 16 besar dengan delapan medali emas. Elen juga yakin para atlet Sumsel sudah tidak sabar untuk bertanding.
“10 besar wajib ya, dan kalau semua cabang olahraga mampu meraih emas maka target 10 besar bisa lebih tinggi dengan bahkan menembus lima besar,” kata Elen, seperti dilansir posmerdeka.com dari antaranews.
Sementara Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan Rudi Irawan, mengaku tak henti-hentinya mendukung kontingen Sumsel. “Kami terus mendukung atlet bersama KONI Sumsel yang mengatur teknisnya di lapangan demi memberikan prestasi bagi atlet dan Provinsi Sumatera Selatan,” ungkapnya.
Belum Pasti
Lantas berapa nominal bonus yang akan diterima bagi allet Bali peraih emas? Para atlet Bali yang berlaga pada PON XXI pasti ingin mengetahui sesegera mungkin, setidaknya untuk menambah semangat atlet saat bertanding.
Sayangnya, besaran bonus bagi atlet Bali masih gamang. Padahal di pundak para atlet Bali ada beban berat, dengan target yang dibebankan KONI Bali meraih 45 keping medali emas.
Saat dikonfirmasi terkait besaran bonus atlet, Ketua Umum KONI Bali IGN. Oka Darmawan memberi jawaban klise. ”Bonus pasti ada, tapi belum ditentukan nominalnya,” ujar Oka Darmawan, seraya menambahkan ”Bapak Pj. Gubernur Bali sudah berjanji, pasti ada bonus bagi atlet yang meraih medali.”
Sebaimana diketahui, kontingen Bali pada PON XX di Papua 2021 finish diperingat kelima dengan 28 emas, 25 perak dan 53 perunggu. Bali berada dibawah Jawa Barat (133 emas) sebagai juara umum, DKI Jakarta (110 emas) dan tuan rumah Papua (93 emas).
Peringkat kelima menjadi prestasi tertinggi Bali sepanjang keikutsertaannya pada multi event akbar empat tahunan di tanah air. Prestasi bersejarah itu digapai saat KONI Bali dinahkodai (ketua umum) Ketut Suwandi.
Banyak pihak memprediksi prestasi era Suwandi itu sulit diulangi, apalagi persiapan atlet Bali menuju PON XXI tidak seperti biasanya. Jika persiapan sebelum-sebelumnya seperti TC bisa 8 bulan, kini TC hanya 2-3 bulan sebelum kick off PON XXI.
Itu makanya Oka Darmawan tidak berani memasang target mempertahankan peringkat kelima itu, apalagi meningkatkan peringkat. Target pun disiasti dengan meningkatkan raihan medali emas. Tak tanggung-tanggung, dari 28 emas di PON Papua menjadi 45 medali emas. yes






















