POSMERDEKA.COM, BULELENG – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) kembali memberikan jatah 1.273 formasi seleksi Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun ini.
Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Buleleng sebelumnya mengusulkan 1.281 formasi, rinciannya 901 tenaga guru dan 380 tenaga kesehatan. Namun yang disetujui hanya 1.273 formasi dengan rincian 901 tenaga guru dan 372 tenaga kesehatan.
Kabid Pengadaan Pemberhentian dan Informasi BKPSDM Buleleng, Made Herry Hermawan, mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu jadwal resmi terkait kapan jadwal seleksi akan dibuka oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) selaku panitia seleksi nasional. “Jadwal resmi pelaksanaan seleksi belum keluar, kemungkinan September,” ujarnya, Selasa (22/8/2023).
Ia menjelaskan, dari usulan formasi, masih ada ada delapan formasi untuk tenaga kesehatan yang tidak disetujui oleh pusat. Katanya, formasi yang tidak disetujui itu sebagian besar untuk posisi tenaga Buleleng Emergency Service (BES).
Ada juga dokter spesialis. “Tidak disetujui karena BES itu tidak masuk dalam struktur organisasi. Solusinya nanti pada usulan 2024 akan dilakukan lewat formasi perawat atau bidan yang diusulkan dari masing-masing faskes,” kata Herry Hermawan.
Sementara itu, untuk tenaga guru, lanjutHerry, telah disetujui sepenuhnya sesuai usulan dari Disdikpora Buleleng. Namun, diakuinya kebutuhan guru berstatus PNS maupun PPPK di Buleleng sangat tinggi, mengingat tahun ini banyak guru yang pensiun. “Kami akan usulkan lagi secara bertahap tahun depan untuk tenaga guru,” pungkasnya. edy
























