DENPASAR – Sebagai tuan rumah, Bali United optimis bisa mengalahkan Madura United dalam lanjutan Liga 1 Indonesia musim 2022-2023, di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (16/3/2023) petang, pukul 18.00 Wita.
Kemenangan menjadi bidikan Serdadu Tridatu (julukan Bali United) untuk memperbaiki peringkat mereka yang kini berada di urutan keenam klasemen sementara dengan nilai 47 dari 29 laga. Sementara Madura United berada di posisi kelima dengan nilai 48 dari 30 laga yang telah dimainkan.
Jika Bali United bisa mengambil poin penuh alias menang, otomatis naik ke posisi lima sekaligus menggusur Sape Kerrab (julukan Madura United) ke posisi enam. ”Kami ingin melampaui posisi Madura United FC yang berada satu tingkat di atas Bali United,” ujar Pelatih Kepala Bali United, Stefano ”Teco” Cugurra.
Selain modal kemenangan di putaran pertama di markas Madura United, Teco juga cukup diuntungkan karena memiliki waktu yang lebih panjang satu hari. Kondisi ini membuat petatih berdarah Brazil itu makin optimistis Serdadu Tridatu meraih kemenangan atas Laskar Sape Kerrab.
“Kami punya satu hari lebih buat persiapan lawan Madura United FC. Biasanya hanya tiga hari persiapan sebelum bertanding. Kami sudah punya persiapan yang bagus di latihan dan kondisi pemain juga baik,” ucap Teco.
”Kami tahu saat ini posisi mereka lebih di atas daripada kami di klasemen. Untuk itu besok kami (Bali United) harus kerja lebih keras dan berusaha di pertandingan untuk bisa menang dan melewati posisi mereka saat ini,” tambah pelatih yang memiliki tiga tropi juara Liga 1 ini.
Diakui, Bali United dalam dua pertandingan terakhir belum mampu meraih kemenangan setelah ditahan imbang tamunya Persita dengan skor 1-1 (7/3) dan kalah dari tuan rumah Bhayangkara FC (11/3) dengan skor 3-1.
Sementara Madura United FC berhasil menang dalam 2 laga terakhir atas PSIS Semarang 0-2 (7/3) dan PSS Sleman dengan skor 2-1 (11/3) tanpa sang pelatih kepala yang mendampingi dari pinggir lapangan.
Atas hasil negatif itu, Teco pun mengaku sudah melakukan evaluasi khusus dan menargetkan bisa meraih kemenangan di laga pekan ini. Meski Madura United FC tanpa pelatih kepala, hal itu menurutnya tidak dijadikan fokus utama timnya.
“Pertama kami lebih fokus ke tim sendiri untuk memperbaiki kekurangan yang ada. Sewaktu kalah dari Bhayangkara FC pekan lalu, kami bisa melihat hal yang kurang dalam tim. Kami sudah bicara dengan pemain dan sudah perbaiki di latihan,” ucapnya.
”Mudah-mudahan pemain bisa punya konsentrasi bagus dan meraih hasil positif. Evaluasi yang disampaikan tentu pemain harus punya konsentrasi agar tidak kebobolan dan memperbaiki yang kurang dalam tim,” pungkas Teco, seperti dilansir posmerdeka.com dari laman klub kebanggaan masyarakat Bali itu.
Target Poin Penuh
Di sisi lain, hasi minor pada putaran pertama masih membayangi Madura United FC, yang mana selaku tuan rumah dipermalukan Bali United dengan skor 1-3. Saat itu gol Bali United dicetak melalui Willian Pacheco dan brace Privat Mbarga. Sementara gol tunggal Madura United FC dicetak oleh Ronaldo Kwateh.
Sebagai tim tamu, Madura United membawa sebanyak 22 pemain untuk menghadapi Bali United. “Semua pemain dalam kondisi baik, lahir dan batin,” kata Asisten Pelatih Madura United FC Rakhmad Basuki.
Basuki menargetkan timnya bisa pulang ke Madura dengan membawa poin penuh, dan ia yakin bisa tercapai, karena beberapa hal. Pertama, Madura United kini mulai bangkit. Sebelumnya, Madura sempat mengalami empat kali kekalahan secara berturut-turut, akan tetapi di dua laga terakhir, Madura berhasil meraih tiga poin.
“Keberhasilan Madura United dua kali menang secara berturut-turut ini yang menjadi modal kuat kami dalam menjalani laga berikutnya melawan Bali United,” kata Basuki yang mengaku, fokus persiapan Madura United agar tidak mengulangi beberapa kesalahan yang dialami pada laga putaran pertama, sehingga tim kebanggaan masyarakat Madura itu terpaksa gagal meraih poin sempurna.
“Selain teknik yang sangat kita perhatikan adalah mental, sebab mental juga menentukan bagaimana para pemain nantinya bisa berjuang untuk meraih kemenangan,” kata Basuki.
Sementara pemain Madura United FC Malik Risaldi mengaku, dua kali kemenangan yang diraih Madura United dalam dua kali pertandingan terakhir memang membuat motivasi pemain bertambah.
“Sebelumnya, kita memang sempat down setelah didera empat kali kekalahan berturut-turut. Tapi saat ini, kami merasa sudah bangkit dan siap menghadapi sisa laga pertandingan dengan optimis,” katanya. yes
























