Bertepatan Galungan, Peringatan Hari Pahlawan Dimajukan

  • Whatsapp
BUPATI Sedana Arta saat memimpin peringatan Hari Pahlawan di Kabupaten Bangli, Senin (8/11/2021). foto: ist

BANGLI – Hari Pahlawan yang biasanya diperingati setiap tanggal 10 November, khusus untuk tahun 2021 ini di Kabupaten Bangli dimajukan pada Senin (8/11/2021) di Taman Makam Tugu Pahlawan Pengelipuran, Kubu, Bangli. Pasalnya, pada Rabu 10 November 2021 umat Hindu merayakan Hari Raya Galungan.

Meski tidak bertepatan tanggal 10 November, apel peringatan Hari Pahlawan yang dipimpin Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, itu tetap berjalan khidmat.

Bacaan Lainnya

Turut hadir Wakil Bupati Bangli, I Wayan Diar; Ketua DPRD Bangli, I Ketut Suastika, beserta jajaran Forkopimda Bangli. Peserta apel juga melibatkan jajaran TNI/Polri. Usai apel, Bupati bersama jajaran melakukan tabur bunga di makam pahlawan setempat.

Kadis Sosial Bangli, I Wayan Karmawan, yang dimintai tanggapan majunya peringatan Hari Pahlawan, mengakui dimajukan karena kebetulan tanggal 10 November bertepatan dengan Hari Raya Galungan.

“Setelah kami lapor ke pimpinan dan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi, itu bisa diatur sesuai dengan di kabupaten. Kami di Bangli diberi petunjuk pelaksanaan kegiatan apel Hari Pahlawan tanggal 8 November,” jelasnya.

Dia menyebut kebijakan serupa juga dilakukan di kabupaten lain di Bali, seperti Buleleng dan Gianyar. “Ini sifatnya situasional. Kalau tidak bertepatan dengan Galungan, maka tidak etis. Namun, karena sebagai umat beragama, apalagi di Bali yang mayoritas beragama Hindu, makanya masih bisa dikoordinasikan. Kami tidak memutuskan secara sepihak,” tegasnya.

Baca juga :  Gerindra Nilai Dana Desa Adat Dapat Diefisiensi

Bupati Sedana Arta dalam sambutannya menyampaikan, nilai-nilai kepahlawanan seperti percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa, rela berkorban, pantang menyerah, suka membantu, dan bergotong royong perlu terus dirawat dan dipupuk. Dengan begitu dapat tumbuh bersemi dalam hati sanubari setiap insan.

“Kalau dulu kita berjuang dengan mengangkat senjata, maka sekarang kita berjuang melawan berbagai permasalahan bangsa seperti kemiskinan, bencana alam, narkoba, paham radikal. Termasuk berjuang melawan pandemi Covid-19 yang sampai saat ini melanda dunia,” pesannya.

Untuk itu, Bupati asal Susut ini mengajak semangat kepahlawanan agar terus menyala, dan dijadikan sebagai motor penggerak dalam upaya mengisi kemerdekaan demi mewujudkan cita-cita pendiri negeri ini.

“Yakinlah, apabila di setiap anak bangsa tertanam semangat dan nilai-nilai kepahlawanan, maka kita akan dapat menyelesaikan berbagai masalah bangsa,” sebutnya dengan nada percaya diri.

Tindak lanjut dari itu, Sedana Arta terus mengajak seluruh masyarakat berkontribusi terhadap bangsa dan negara dengan menjadi pahlawan masa kini. “Yang memiliki empati untuk menolong sesama dan saling menghargai,” tandasnya. gia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.