Bertambah Lagi 86 Orang, Persentase Pasien Sembuh Covid-19 di Bali Mencapai 77,33 %

DENPASAR – Persentase kesembuhan pasien Covid-19 di Bali meningkat menjadi 77, 33 %, setelah Sabtu (25/7/2020) tercatat ada tambahan yang sembuh sebanyak 86 orang terdiri dari 82 transmisi lokal (TL) dan 4 PPLN).

Kabar baik ini terasa makin lengkap karena di hari yang sama, tidak ada tambahan pasien meninggal sehingga jumlahnya tetap 48 orang atau 1, 54 % dengan rincian 46 WNI dan 2 WNA

Bacaan Lainnya

Sesuai data yang disampaikan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Bali, ke-86 orang pasien sembuh tersebut tersebar di tujuh kabupaten/kota, dimana Denpasar mencatat yang terbanyak 40 orang, Gianyar 15 orang, Karangasem 6 orang, Badung 20 orang, Bangli 4 orang dan Tabanan 1 orang.

”Kini total pasien covid-19 di Bali yang telah sembuh sebanyak 2.406 orang atau 77,33%, dengan rincian 16 WNA dan sisanya 2.392 WNI,” ungkap Sekretaris GTPP Covid-19 Provinsi Bali, Drs. I Made Rentin, AP.M.Si, Sabtu (25/7/2020).

Sementara itu, tambahan kasus positif baru di hari yang sama sebanyak 56 orang terdiri dari 53 transmisi lokal dan 3 PPDN, dimana kini Kabupaten Bangli menjadi penyumbang terbanyak 21 orang. Disusul Denpasar 16 orang, Gianyar 9 orang, Badung 6 orang, Buleleng 3 orang dan Tabanan 1 orang. Dengan demikian, jumlah kumulatif pasien positif covid-19 di Bali sebanyak 3.114 orang.

Sedangkan pasien positif dalam perawatan (kasus aktif), kini sebanyak 658 orang (654 WNI dan 4 WNA). Mereka dirawat di 17 rumah sakit, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima, Hotel Ibis, Hotel Grand Mega dan BPK Pering.

Walau kesembuhan pasien Covid-19 mengalami peningkatan belakangan ini, Made Rentin tak henti-hentinya mengajak semua lapisan masyarakat untuk tetap menjaga diri dan kesehatannya, dengan menerapkan protokol kesehatan dimana saja dan kapan saja sehingga antara satu orang dan yang lainnya akan saling menjaga.

Made Rentin menambahkan, jumlah angka positif di Bali sebagian besar masih didominasi oleh transmisi lokal secara komulatif sebanyak 2.725 (terdiri dari 2.713 WNI dan 12 WNA).

Karena itu, kesadaran dan partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk menerapkan Protokol Kesehatan sesuai Tatanan Kehidupan Era Baru menuju Masyarakat Bali yang Produktif dan Bebas Covid-19.

”Mari kita laksanakan Protokol Kesehatan dengan disiplin untuk selalu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak fisik dan menghindari keramaian,” pungkas Made Rentin yang juga Kalaksa BPBD Provinsi Bali itu. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses