DENPASAR – Angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar terus melonjak. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar mencatat sebanyak 40 orang sembuh, Sabtu (25/7/2020). Dengan demikian, angka kesembuhan kumulatif di Kota Denpasar mencapai 73,82 persen atau sebanyak 894 orang.
Sedangkan kasus positif baru di hari yang sama bertambah sebanyak 16 orang yang tersebar di 11 desa/kelurahan. Jika dilihat dari data sebaran kasus Kelurahan Sumerta tertinggi mencatatkan 3 kasus baru, selanjutnya Desa Tegal Harum, Kelurahan Sesetan dan Kelurahan Padangsambian yang mencatatkan masing-masing 2 kasus, sedangkan sisanya hanya mencatatkan 1 kasus baru.
“Kasus sembuh melonjak hari ini, tercatat 40 orang sembuh, prosesntase kesembuhan pasien juga meningkat menjadi 73,82 persen, sedangkan kasus positif bertambah 16 orang. Sebanyak 32 desa/kelurahan tidak mencatatkan penambahan kasus baru,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, di ruang Press Room Kantor Walikota, Sabtu (25/7/2020).
Lebih lanjut Dewa Rai menjelaskan bahwa angka kesembuhan pasien dan penambahan kasus positif covid 19 masih fluktuatif di Kota Denpasar. Dimana, ditengah banyaknya pasien yang sembuh, juga masih ditemukan kasus positif covid 19. Karenanya diperlukan kewaspadaan dan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan.
“Kita bersama memiliki tanggung jawab untuk memutus penyebaran, dan saat ini GTPP tetap fokus melakukan 3 T yakni Tracing, Testing dan Treatmen. Untuk menemukan kasus, melalui tracing, tes, dan isolasi atau perawatan, dan masyarakat diharapkan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan,”ujarnya.
Dewa Rai menjelaskan bahwa walaupun saat ini kita sudah memasuki adaptasi kebiasaan baru, namun kasus positif baru di internal keluarga dan pasien positif dengan riwayat perjalanan dalam daerah masih menunjukan peningkatan. Kedua klaster baru inilah yang patut kita waspadai bersama, mengingat adanya mobilitas penduduk yang cukup tinggi di Kota Denpasar.
“Masyarakat diharapkan lebih waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, termasuk dalam lingkup rumah tangga dan lingkungan sekitar rumah, mengingat dua klaster yakni klaster keluarga dan perjalanan dalam daerah mulai mendominasi, hal ini mengingat arus mobilitas di Denpasar sangat tinggi,” ungkapnya.
Melihat perkembangan kasus ini, Dewa Rai kembali mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan covid 19 tidak semakin meluas. Karena dalam pencegahan dan penanganan Covid-19 ini terdapat dua cara. Yakni tracing masif yang agresif disertai tes dan isolasi, serta kesadaran masyarakat untuk melaksanakan pencegahan dengan penerapan protokol kesehatan.
Secara kumulatif Dewa Rai menjelaskan kasus Covid 19 di Kota Denpasar sebanyak 1.211 orang. Rincianya adalah 894 orang sembuh, 14 orang meninggal dunia, dan 303 orang masih dalam perawatan. yes
Berikut Tambahan Kasus Positif Covid-19 di Denpasar
Kelurahan Padangsambian: dua orang perempuan usia 48 dan 56 tahun. Desa Padangsambian Kaja: seorang laki-laki usia 53 tahun. Kelurahan Pedungan seorang laki-laki usia 56 tahun. Desa Pemecutan Kaja: seorang perempuan usia 53 tahun. Kelurahan Penatih: seorang laki-laki usia 34 tahun. Desa Sanur Kauh: seorang laki-laki usia 47 tahun.
Selanjutnya Kelurahan Sesetan: dua orang laki-laki usia 40 dan 70 tahun. Desa Sidakarya: seorang laki-laki usia 67 tahun. Kelurahan Sumerta: tiga orang perempuan usia 35, 68 dan 41 tahun. Desa Tegal Harum: seorang laki-laki usia 66 tahun dan seorang perempuan usia 35 tahun. Desa Tegal Kertha: seorang perempuan usia 27 tahun.
























