Berkerumun dan Merokok di KTR, Satpol PP Denpasar Hukum Push Up Lima Pemuda

  • Whatsapp
PETUGAS Satpol PP Denpasar saat memeriksa indentitas salah seorang pemuda yang kedapatan tidak memakai masker di Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung. foto: ist

DENPASAR – Memasuki tatanan kehidupan baru atau new normal, masyarakat harus tetap mengikuti protokol kesehatan yang telah ditentukan pemerintah. Namun hal itu tidak semua masyarakat mematuhinya. Ternyata masih ditemukan lima pemuda yang menciptakan kerumunan di Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung Sabtu (1/8/2020).

“Untuk memberikan efek jera sekaligus memberikan pembinaan 5 anak muda tersebut dihukum push up oleh petugas Satpol PP Kota Denpasar,” ujar Kasatpol PP Kota Denpasar I Dewa Gede Anom Sayoga saat dihubungi Minggu (2/8/2020).

Lebih lanjut Sayoga mengatakan, hukuman push up yang diberikan bukan karena mereka menciptakan kerumunan saja, namun mereka juga dipergoki merokok di tempat tersebut yang merupakan kawasan tanpa rokok (KTR) dan tidak menggunakan masker.

Baca juga :  Update Covid-19 di Bali: Pasien Sembuh 48, Positif 45, Meninggal Nihil

Semestinya 5 anak muda tersebut di Sidang Tipiring. Namun karena masih dalam suasana pandemi covid-19, maka sebagai efek jera pihaknya hanya memberikan hukuman mereka dengan disuruh push up dan berjanji tidak melanggar kembali.

Selain hukuman, mereka juga diberikan pembinaan agar saat pandemi covid-19 tetap mengikuti protokol kesehatan salah satunya tidak menciptakan kerumunan dan tetap menggunakan masker. Semua itu harus dilakukan karena pihaknya tidak ingin ada penularan covid 19 pada cluster baru.

”Setelah diberikan hukuman dan pembinaan, mereka menyadari kesalahan yang mereka lakukan dan berjanji tidak mengulang lagi,” ujar Sayoga seraya mengimbau masyarakat, meskipun telah memasuki new normal atau tatanan kehidupan baru bukan berarti mereka bisa bebas berbuat apa yang dikehendaki.

Baca juga :  Fajar: Nikmati Permainan Berkat Masukan Bang Ahsan

Dikatakan, peraturan yang ada harus tetap diikuti, salah satunya Peraturan Daerah (Perda) Kota Denpasar No. 7 Tahun 2013 tentang kawasan tanpa rokok dan Perwali PKM. ”Karena dalam Perda tersebut sudah jelas disebutkan bahwa tempat umum seperti Lapangan Puputan Badung dilarang untuk merokok,” pungkas Sayoga. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.