Beringin Tumbang Timpa Palinggih di Pura Dalem Pingit, Padahal Baru Selesai Dipugar

SEJUMLAH palinggih di Pura Dalem Pingit, Banjar Adat Kebon, Desa Persiapan Pulasari, Kecamatan Tembuku, tertimpa pohon beringin yang diperkirakan berumur ratusan tahun, Rabu (20/9/2023) petang. Foto: ist
SEJUMLAH palinggih di Pura Dalem Pingit, Banjar Adat Kebon, Desa Persiapan Pulasari, Kecamatan Tembuku, tertimpa pohon beringin yang diperkirakan berumur ratusan tahun, Rabu (20/9/2023) petang. Foto: ist

POSMERDEKA.COM, BANGLI – Tidak ada hujan maupun angin kencang, tiba-tiba pohon pohon beringin yang diperkirakan berumur ratusan tahun tumbang, Rabu (20/9/2023) petang. Tumbangnya pohon beringin menimpa sejumlah palinggih di Pura Dalem Pingit, Banjar Adat Kebon, Desa Persiapan Pulasari, Kecamatan Tembuku.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum pohon beringin tersebut tumbang, di lokasi tidak terjadi hujan maupun angin kencang. Yang jelas mendadak pohon beringin tumbang. Insiden ini mengejutkan warga, mengingat palinggih di pura tersebut baru selesai dipugar.

Bacaan Lainnya

Kepala Pelaksana BPBD Bangli, I Wayan Wardana; didampingi Kasi Logistik dan Kedaruratan, I Ketut  Agus Sutapa, mengatakan, laporan diterima sesaat setelah kejadian. Namun, setelah diadakan koordinasi dengan prajuru adat setempat, upaya evakuasi baru dilaksanakan pada Kamis (21/9/2023) pagi.

“Kami bersama tim dari Polri, TNI serta masyarakat melakukan pembersihan sejak pagi. Pembersihan dilakukan sangat hati-hati, mengingat ada bangunan yang tidak rusak. Namun, dahan pohon nyangkut di atasnya. Estimasi kerugian diperkirakan Rp500 juta,” beber Wardana.

Kelian Adat Banjar Kebon Kangin, I Dewa Gede Tirta, menambahkan, kuat dugaan penyebab tumbangnya pohon beringin yang tumbuh di sekitar halaman pura gegara termakan usia yang diperkirakan 200 tahun. “Palinggih yang tertimpa berupa Palinggih Ratu Gede, Ratu Nyoman Sakti Pengadangan, Palinggih Pengaruman, Palinggih Dasar, dan Bale Paselang,” jelasnya.

Baca juga :  Razia, Polsek Sukawati Tilang Setiap Pelanggaran

Dia menyebutkan, sejatinya bangunan tersebut akan di-pelaspas saat Purnama Sasih Kapat yang akan datang. Karena itu, saat itu dia dan warga tengah sibuk melakukan pembuatan bahan upakara untuk pemelaspas. “Sejumlah bangunan baru selesai dipugar, dan kami tengah melakukan persiapan untuk sarana upakaranya,” ucapnya dengan nada lesu. gia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.