“Berbakti dan Berbagi” PKK Menyambut Hari Kartini di Gianyar

TIM Penggerak PKK Provinsi Bali menggelar Aksi Sosial Berbakti dan Berbagi di Puspem Payangan, Rabu (13/4/2022). Foto: ist

GIANYAR – Menyambut Hari Kartini ke-143, TP PKK Provinsi Bali menggelar aksi sosial “Berbakti dan Berbagi” dengan menyasar balita gizi buruk, ibu hamil kekurangan energi kronis (KEK), lansia, penyandang disabilitas dan kader PKK kurang mampu di Puspem Payangan, Rabu (13/4/2022).

Turut hadir Ketua TP PKK Provinsi Bali, Putri Suastini Koster; Ketua TP PKK Kabupaten Gianyar, Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra; Kepala Dinas PMD dan Dukcapil Provinsi Bali, Putu Anom Agustina; Ketua Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia Daerah Bali, Ni Made Rahayuni, kepala OPD terkait di Pemkab Gianyar, serta ketua organisasi wanita di Gianyar.

Bacaan Lainnya

Putri Suastini Koster mengatakan, sesuai dengan tema “Berbakti untuk Bangsa dan Berbagi dengan Sesama” serta bertepatan dengan bulan pergerakan kaum perempuan yang dipelopori RA Kartini, TP PKK Provinsi Bali melaksanakan aksi sosial di Gianyar. “Di bulan April kita selalu mengingat jasa-jasa pahlawan kita, Raden Ajeng Kartini yang memperjuangkan emansipasi perempuan,” jelasnya.

Dia mengajak dan menyosialisasikan program pemerintah dalam rangka menurunkan angkastunting di Indonesia, khususnya di Bali. Stunting merupakan gagal tumbuh kembangnya anak pada 1.000 hari pertama, tidak selayaknya anak-anak yang tumbuh normal. “Ayo rawat putra-putri kita di 1.000 hari emas tumbuh kembang anak-anak dengan makanan yang sehat,” ajaknya.

Baca juga :  Sembako Tahap III Dibagikan untuk Kader PKK Desa

Stunting bermula dari kekurangan energi kronis dari calon ibu. Ketika mengandung, calon ibu yang lemah maka bayinya akan ikut lemah “Makanya jaga kesehatan, pastikan stamina ketika memasuki jenjang pernikahan,” pesannya.

Di Gianyar, TP PKK Provinsi Bali menyerahkan 1 ton beras kepada 50 orang yang terdiri dari 10 balita gizi buruk, 10 orang ibu hamil kekurangan energi kronis (KEK), 10 orang lansia, 10 orang kader PKK kurang mampu, 10 orang penyandang difabel.

“Untuk anak-anak (balita) saya berikan 20 kg beras, 8 kotak susu dan 1 krat telur. Sementara yang lainnya dengan masing-masing 20 Kg beras, 2 kotak susu dan 1 krat telur,” papar istri Gubernur Wayan Koster itu.

Selain memberikan bantuan, juga diserahkan buku hasil Rakernas IX PKK tahun 2021 dari Suastini Koster kepada Adnyani Mahayastra. adi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.