Belajar Empati dengan Berbagi, Siswa SMPN 2 Denpasar Kunjungi Panti Asuhan Tat Twam Asi dan Berbagi Bingkisan untuk Tukang Suun di Pasar Badung

KEPALA SMPN 2 Denpasar, Gusti Agung Ayu Made Seniwati, foto bersama siswa kelas 9 SMPN 2 Denpasar bersama pengurus OSIS mengunjungi Panti Asuhan Tat Twam Asi Denpasar pada Jumat (9/5/2025). Foto: tra
KEPALA SMPN 2 Denpasar, Gusti Agung Ayu Made Seniwati, foto bersama siswa kelas 9 SMPN 2 Denpasar bersama pengurus OSIS mengunjungi Panti Asuhan Tat Twam Asi Denpasar pada Jumat (9/5/2025). Foto: tra

POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Empati dan kepedulian adalah dua nilai utama yang sangat penting dalam kehidupan sosial. Dalam pendidikan, mengembangkan empati dan kepedulian di sekolah tidak hanya memperkaya karakter siswa, tetapi juga berkontribusi pada terciptanya lingkungan belajar yang lebih inklusif, harmonis, dan saling mendukung.

Pada Jumat (9/5/2025) siswa kelas 9 SMPN 2 Denpasar bersama pengurus OSIS mengunjungi Panti Asuhan Tat Twam Asi Denpasar dan berbagi bingkisan untuk tukang suun di Pasar Badung. Kunjungan ini merupakan serangkaian acara pelepasan siswa kelas 9 yang puncaknya dilaksanakan 27 Mei 2025.

Bacaan Lainnya

Selain agenda rutin OSIS SMPN 2 Denpasar sebagai puncak dari program Kismis (Kamis Inovatif Komunikatif dan Konsisten). Program ini menggerakkan kepekaan sosial warga sekolah dengan menyisihkan uang jajan Rp1.000 sampai Rp2.000 setiap Kamis akhir bulan.

Menurut Ketua Panitia, I Made Arya Dipta Mandala Putra Kartika, di Panti Asuhan Tat Twam Asi Denpasar diserahkan sumbangan berupa pakaian, sepatu, buku, mainan, minyak, beras, dan mie instan. Sementara pada ibu-ibu tukang suun di Pasar Badung diserahkan bingkisan makan sore dan snack.

Sumbangan ini dikumpulkan dari siswa kelas 9, juga ada sumbangan beras dan lainnya dari siswa kelas 7 dan 8. Selain penyerahan donasi, acara ini juga dimeriahkan dengan pembagian permainan interaktif, dan pertunjukan seni.

Lebih lanjut Putra Kartika mengucapkan terima kasih kepada seluruh siswa SMPN 2 Denpasar yang sudah bersedia mengumpulkan pakaian layak pakai untuk disumbangkan kepada mereka yang lebih membutuhkan. Ia berharap program tali asih tersebut harus terus dijalankan sebab masih banyak sekali anak-anak di panti asuhan yang membutuhkan pakaian serta makanan. “Kami juga sangat berterima kasih kepada para pembina panti asuhan yang sudah menerima kami dengan baik,” pungkas Putra Kartika.

Kepala SMPN 2 Denpasar, Gusti Agung Ayu Made Seniwati, mengungkapkan bahwa pengalaman ini sangat berkesan dan membuat kita belajar, kalau tindakan kecil ternyata bisa memberi dampak besar.  Kegiatan ini juga mendapat respons positif dari peserta dan pihak panti asuhan, yang mengapresiasi semangat berbagi dan kepedulian yang ditunjukkan oleh para siswa.

Menurut Agung Seniwati, kunjungan dan kegiatan pengumpulan donasi ini adalah bagian dari upaya sekolah untuk menanamkan nilai-nilai kepemimpinan, kepedulian, dan tanggung jawab sosial pada para siswa. Melalui program ini, siswa diberi kesempatan untuk mengambil peran aktif dalam kegiatan sosial yang memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.

‘’Sudah menjadi komitmen kami, SMPN 2 Denpasar tidak saja memberi pelayanan pendidikan terbaik dan bermutu untuk anak bangsa, juga melahirkan peserta didik yang memiliki kepedulian sosial,’’ tandasnya. tra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses