GIANYAR – Bawaslu Gianyar sudah membentuk panitia pengawas di tingkat kecamatan (panwascam), juga bekerja sama dengan muspika, karang taruna, dan organisasi lain khusus untuk meneruskan berbagai informasi di tingkat kecamatan.
”Agenda terdekat yang akan dijalankan selanjutnya adalah pembentukan pengawas tingkat desa,” ungkap Ketua Bawaslu Gianyar, I Wayan Hartawan saat, saat bertemu awak media di Bawaslu Gianyar, Sabtu (31/12/2022).
Lebih lanjut diuraikan, Bawaslu juga berkoordinasi dengan Polres Gianyar dan Kejaksaan Negeri Gianyar untuk menguatkan sinergitas dari sisi pendekatan hukum dan dampaknya, terutama terkait pelanggaran pelaksanaan pemilu.
Bawaslu juga memfasilitasi agar penyandang difabel bisa menggunakan hak pilih pada Pemilu 2024 mendatang. “Ini akan ditindaklanjuti dengan memberi rekomendasi menjelang dan saat pelaksanaan Pemilu, seperti pembuatan akses TPS yang mendukung dan ramah bagi pemilih disabilitas,” jelasnya.
Pada Januari 2023, sebutnya, Bawaslu akan melakukan rekrutmen tenaga pengawas di tingkat desa dan kelurahan. Rekrutmen kemungkinan pada pekan kedua Januari, dengan jadwal pasti masih menunggu arahan dari Bawaslu RI.
Dengan semakin dekatnya Pemilu, Hartawan menyebut agenda tahapan pun harus dikawal bersama. Untuk itu dia mengajak awak media bekerja sama sebagai penyambung program Bawaslu ke masyarakat umum.
“Melalui media, segala informasi yang dibutuhkan masyarakat akan cepat tersampaikan, dan pelaksanaan tahapan Pemilu pun akan berjalan lancar,” ajaknya. adi























