Bangli Kembangkan Sistem Pertanian Terintegrasi

  • Whatsapp
BUPATI Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, saat menanam ratusan bibit pisang cavendish di Banjar Padpadan, Desa Pengotan, Bangli, Jumat (17/12/2021). Foto: ist

BANGLI – Mengembangkan sistem pertanian terintegrasi, Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, menanam ratusan bibit pisang cavendish di Banjar Padpadan, Desa Pengotan, Bangli, Jumat (17/12/2021).

turut hadir anggota DPRD Bangli yang juga Ketua HKTI Bangli, I Made Natis; Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Bangli, I Made Alit Parwata; perwakilan Direksi PT Nusantara Segar Abadi (NSA), Elvindo Pratama; dan undangan lainnya.

Bacaan Lainnya

Made Alit Parwata dalam laporannya menyampaikan, bangga karena sejak kemarin mulai ditanam 700 bibit pohon pisang cavendish di lahan seluas 1,7 hektar. Pisang cavendish disebut salah satu komoditas yang akan memiliki nilai ekonomi tinggi.

Penanaman yang menggandeng PT NSA ini diharapkan dapat dijadikan laboratorium lapangan, dan pembelajaran, bagi petugas penyuluh lapangan maupun petani di Kabupaten Bangli.

“Pengembangan komoditas sesuai dengan SOP budidaya yang diterapkan para petani, sehingga dapat belajar teknis yang benar untuk menghasilkan produksi berkualitas tinggi. Juga sebagai percontohan getok-tular kepada petani yang belum mengembangkan tumbuh minatnya,” kata Parwata.

Pihaknya menambahkan budidaya pisang cavendish, jahe maupun budidaya ikan akan diagendakan menjadi objek kunjungan bagi event tingkat Provinsi yang rencananya Kabupaten Bangli menjadi tuan rumah.

Baca juga :  Kapolres Klungkung: Jangan Percaya Oknum Menjanjikan Bisa Menjadikan Anggota Polri

Pada kesempatan itu, Elvindo Pratama mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Bangli serta para petani atas kerjasama yang terjalin baik selama ini.

PT NSA merupakan eksportir nanas kaleng terbesar di dunia, dan juga mengembangkan produk hortikultura berbasis buah-buahan segar, salah satunya di Bali. Kali pertama di Bali adalah di Kabupaten Jembrana yang bekerja sama dengan para petani untuk menanam bibit pisang cavendish di lahan 60 hektar.

Melihat kondisi tanah di Bangli, dia saya yakin kualitasnya akan jadi lebih baik. Kerjasama ini akan melibatkan petani serta masyarakat secara keseluruhan. Masyarakat diingatkan mesti fokus perawatan tanaman saja, karena dari pembibitan, pembinaan, sampai pemasaran akan dibantu dalam rangkaian sebuah sistem.

“Semoga ke depannya kita bisa mengembangkan komoditas lain, sehingga secara keseluruhan hortikultura di Bangli bisa memberikan output luar biasa. Nantinya kita juga akan melakukan komoditas campuran,” tegasnya.

Bupati Sedana Arta dalam sambutannya mengatakan, potensi Bangli yang terbukti dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) terbesar adalah dari sektor pertanian. Potensi Bangli yang didengungkan selama ini tentu harus dioptimalkan. “Mudah-mudahan ini bisa dijadikan laboratorium penelitian dari teman-teman PPL di Bangli,” urainya.

Dengan potensi Bangli yang luar biasa ini, dia berharap PDRB dari sektor pertanian akan makin kuat, yang akan diwujudkan dengan mulai menanam bibit pisang cavendish mengoptimalkan lahan yang ada. Sedana Arta mengucapkan terima kasih atas kerjasama PT NSA.

Baca juga :  Rapat TPID, Bupati Dana Fokuskan Pembangunan Karangasem

Dengan kondisi seperti saat ini, kata dia, semoga investasi di sektor pertanian bisa masuk di Bangli. “Karena negara yang kuat ke depan adalah negara yang bisa mandiri secara pangan, yang bisa mencukupi pangan negara itu sendiri. Begitu juga dengan daerah,” tandasnya. gia

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.