Bali Tambah 74 Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19, Tiga Kabupaten Nihil

  • Whatsapp

DENPASAR – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Selasa (15/12/2020) merilis penambahan kasus positif covid-19 sebanyak 74 orang (73 melalui transmisi lokal dan 1 PPDN), sementara pasien sembuh bertambah 72 orang. Kabar dukanya di hari yang sama, sebanyak 5 pasien dinyatakan meninggal dunia.

Dari 74 orang yang terpapar tersebut tersebar di enam kabupaten/kota kecuali Klungkung, Jembrana dan Karangasem. Rinciannya, Kabupaten Badung menjadi penyumbang terbanyak 21 orang, disusul Denpasar (20), Buleleng (16), Tabanan (10), Gianyar (5) dan Bangli 2 orang.

Bacaan Lainnya

”Dengan tambahan 74 orang tersebut, secara kumulatif sampai hari ini, kasus positif covid-19 di Bali berjumlah 15.735 orang (15.701 WNI dan 34 WNA) yang didominasi transmisi lokal sebanyak 15.317 kasus,” jelas Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Drs. I Made Rentin, AP.M.Si, Selasa (15/12/2020).

Sementara itu, setelah sempat nihil sehari pada Senin (14/12/2020), lonjakan kasus meninggal dunia kembali terjadi, dimana pada Selasa (15/12/2020) sebanyak 5 pasien positif covid-19 tutup usia yang tersebar di lima kabupaten/kota yakni; Denpasar, Gianyar, Badung, Bangli dan Buleleng.

Dengan demikian, virus covid-19 telah merenggut korban jiwa di Bali sebanyak 472 orang (3,00%). Dari jumlah itu, sebanyak 96 merupakan warga Kota Denpasar (terbanyak). Disusul Gianyar 77 orang, Buleleng 64 orang, Tabanan 54 orang, Badung 53 orang, Karangasem 51 orang, Bangli 36 orang, Klungkung 22 orang, Jembrana 15 orang, domisili luar Bali 1 orang dan 3 orang merupakan WNA.

Baca juga :  Kelurahan Penatih Gelar Monitoring Prokes Cegah Penyebaran Covid-19

Kabar baiknya, sebanyak 72 pasien dinyatakan sembuh yang dilaporkan enam kabupaten/kota se-Bali. Kabupaten Tabanan mencatatkan jumlah terbanyak 27 orang, disusul Badung (18), Denpasar (17), Buleleng (7), Jembrana (3) dan Gianyar 2 orang. Jadi, total pasien sembuh di Bali kini berjumlah 14.349 orang (91,19%) dengan rincian 14.321 WNI dan 28 WNA.

Berdasarkan data tersebut, kini jumlah kasus aktif (pasien dalam perawatan) di Bali menjadi 914 orang (5,81%) yang tersebar di 17 RS rujukan dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima dan BPK Pering.

Mengingat tambahan kasus positif baru terus terjadi setiap harinya, Satgas tak henti-hentinya mengajak masyarakat Bali agar meningkatkan kewaspadaan dan disiplin mematuhi protokol kesehatan, dimana pun berada karena covid-19 musuh tak kasat mata, mengincar tiap momen kelengahan kita.

Sesuai Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2020, Gubernur Bali mengeluarkan Pergub No. 46 Tahun 2020, yang mengatur tentang Sanksi Administratif bagi pelanggar Protokol Kesehatan. Besaran denda yang diterapkan adalah Rp100.000 bagi pelanggar perorangan, dan Rp1.000.000 bagi pelaku usaha dan tempat fasilitas umum lainnya.

Rentin juga mengingatkan kembali pesan ibu “terapkan 3M” yakni memakai masker kapanpun & dimanapun terutama saat berada ditengah keramaian dan sedang mengobrol (berbicara) dengan orang lain, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir setiap saat karena aliran air sabun sangat efektif melarutkan virus dan kuman di kulit, serta ingatlah selalu untuk menjaga jarak dengan orang lain.

Baca juga :  Gubernur Koster: 52% Perekonomian Bali Bergantung Aktivitas Pariwisata

Ditegaskan Rentin, bahwa pengendalian dan pencegahan covid-19 merupakan tanggung jawab bersama. Sinergi antara pemerintah, masyarakat dan semua pihak adalah kunci utamanya. ”Untuk itu, mari kita dukung upaya pemerintah, dengan penuh disiplin melaksanakan protokol kesehatan, saling mengingatkan sesama, selalu menjaga diri dan lingkungan agar bisa segera terbebas dari pandemi ini,” ajaknya. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.