Bali Hanya Tambah 4 Orang Positif Covid-19, Enam Kabupaten Nihil

  • Whatsapp
SEKRETARIS Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Made Rentin saat memberikan keterangan pers, foto: ist

DENPASAR – Perkembangan harian pandemi Covid-19 di Provinsi Bali terus mengalami trend penurunan tambahan kasus positif. Bahkan per Kamis (11/11/2021) mencatat tambahan kasus terkonfirmasi positif hanya 4 orang. Sementara enam kabupaten nihil tambahan kasus baru.

Ini menjadi kabar baik di tengah kekhawatiran munculnya klaster upacara keagamaan, mengingat umat Hindu di Bali kini sedang merayakan serangkaian Hari Suci Galungan yang jatuh pada Rabu (10/11/2021).

Bacaan Lainnya

Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali I Made Rentin merinci, tambahan 4 orang yang terkonfirmasi positif masing-masing 2 orang dari Kabupaten Bangli, 1 orang dari Kabupaten Badung dan 1 orang lagi dari Kota Denpasar. Sementara enam kabupaten yakni Klungkung, Karangasem, Gianyar, Tabanan, Jembrana, dan Buleleng nihil tambahan kasus positif.

Kemudian di hari yang sama Kamis (11/11), tambah Made Rentin, pasien sembuh secara kontinyu juga terus bertambah yakni sebanyak 17 orang. Bali kali ini juga nihil tambahan kasus meninggal dunia.

”17 pasien sembuh tersebar di enam kabupaten; Jembrana (1), Tabanan (2), Badung (3), Gianyar (4), Bangli (4), dan Denpasar 3 orang,” jelas Made Rentin.

Secara kumulatif, kasus positif covid-19 di Provinsi Bali berjumlah 114. 028 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 109.775 orang sudah sembuh, meninggal dunia 4.034 orang. Sementara kasus aktif (pasien dalam perawatan) kini tinggal 219 orang.

Baca juga :  Ditarget KONI Raih 3 Emas PON XX Papua, Tim Renang Bali Intensifkan Latihan

Made Rentin yang juga Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali itu menambahkan saat ini seluruh kabupaten/kota di Provinsi Bali sudah berstatus zona kuning atau kategori risiko rendah penularan Covid-19.

Pihaknya juga mengajak semua pihak untuk senantiasa menjaga tren kondisi yang sudah membaik ini agar terus kondusif dengan tetap disiplin terhadap prokes dan juga jangan takut mengikuti vaksinasi Covid-19.

“Zona Kuning bukan berarti bebas dari Covid-19. Masyarakat silakan berkegiatan, namun tentu harus tetap taat dan patuh pada protokol kesehatan,” harap Made Rentin. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.