Atlet Bali Sayu Bella Bawa Pulang Perak dan Perunggu dari Ajang Japan Mountain Bike Cup 2025

ILUSTRASI - Pembalap sepeda gunung putri Sayu Bella Sukma Dewi saat berlaga di PON XXI, dan berhasil menyumbangkan medali emas untuk kontingen Bali. foto: dok

POSMERDEKA.COM, JAKARTA – Atlet balap sepeda gunung putri Indonesia asal Bali Sayu Bella Sukma Dewi sukses membawa pulang medali dan perunggu dari Japan Mountain Bike Cup 2025 di Izu City, Shizuoka, pada 21-23 Maret.

Berdasarkan laman UCI pada Selasa (25/3/2025), Sayu Bella memastikan perak saat turun pada nomor women elite Cross Country Olympic (XCO) dengan catatan waktu 1 jam 19,06 menit, di belakang atlet Jepang Urara Kawaguchi yang finis terdepan dengan 1 jam 17,41 menit. Posisi ketiga menjadi milik pembalap Taiwan Ya Yu Tsai yang membukukan waktu 1 jam 21,23 menit.

Bacaan Lainnya

Selain pada nomor XCO, Sayu yang berusia 25 tahun juga naik podium ketiga saat turun dalam nomor women elite Cross Country Short Circuit dengan catatan waktu 23 menit 31 detik. Lagi-lagi Kawaguchi yang menjadi pesaing terdekat Sayu, meraih medali emas usai mencatatkan 22 menit 42 detik, sedangkan Ya Yu Tsai pada posisi kedua dengan 23 menit 09 detik.

Seperti dilansir posmerdeka.com dari antaranews, Sayu kelahiran Tejakula (Buleleng) yang baru saja menyumbang medali emas untuk Bali pada PON XXI Aceh-Sumut, tidak berjuang sendirian di Jepang karena pada sektor putra, Indonesia juga memiliki Feri Yudoyono tapi kiprahnya tidak maksimal.

Bertanding dalam nomor Men Elite XCO, Feri harus puas menempati posisi ketujuh dengan catatan waktu 1 jam 33,11 menit. Sementara pemenang diraih Ramirez De Arellano Pascual dari Spanyol yang finis terdepan dengan 1 jam 27,42 menit.

Posisi kedua dan ketiga ditempati Riki Kitabayashi dengan 1 jam 27,52 menit dan Ryo Takeuchi yang membukukan 1 jam 28,54 menit. Keduanya dari Indonesia. Feri juga berada pada posisi ke-11 dalam nomor Men Elite Cross County Short Circuit.

Podium diisi tiga pembalap Kitabayashi pada urutan pertama dengan 20,52 menit, Pascual dengan 20,58 menit, dan Sho Takahashi dari Jepang dengan 21,13 menit. yes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses