POSMERDEKA.COM, DENPASAR – Polda Bali mencatat jumlah kecelakaan lalu lintas selama Operasi Zebra Agung 2023 sebanyak 257 kejadian atau meningkat dibandingkan tahun lalu. Dari kasus itu, 10 orang meninggal dunia.
‘’Jumlah kecelakaan tersebut meningkat dibandingkan tahun 2022 sebanyak 100 kasus dengan korban meninggal 9 orang. Dengan perbandingan antara 2022 dengan 2023, secara umum laka lantas naik 257 persen,’’ kata Kapusdalops Zebra Agung 2023 Polda Bali, Kompol Made Sunarsa, dalam keterangan tertulis, Minggu (24/9/2023).
Selain itu, selama operasi yang berlangsung selama 4-17 September 2023, polisi lalu lintas menindak 18.101 pelanggar lalu lintas. Polisi melakukan tilang elektronik (ETLE) terhadap 534 pengguna jalan, tilang secara manual terhadap 4.368 pengendara dan memberikan teguran kepada 13.190 kepada pengguna jalan.
‘’Jumlah penindakan pelanggaran tersebut menurun dibandingkan tahun 2022 sebanyak 23.474 atau turun 23 persen,’’ sebut Kompol Made Sunarsa.
Ia menyebutkan, operasi ini mengutamakan tindakan preventif dan preemtif, serta didukung dengan penegakan hukum. Tujuannya untuk menciptakan situasi Kamsektibcarlantas yang aman dan kondusif, dalam rangka mendukung Pemilu 2024 berlangsung lancar, aman dan damai.
‘’Terima kasih kepada masyarakat Bali atas dukungannya sehingga Operasi Zebra Agung 2023 berjalan dengan baik. Kami berharap dengan pelaksanaan dan berakhirnya Operasi Zebra Agung 2023 ini, masyarakat semakin tertib dan patuh akan peraturan lalu lintas yang berlaku, serta Bali dapat mewujudkan Kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif,’’ pungkasnya. tra























